Ketik disini

Headline Selong

Jelang Pilkada Lotim, Luthfi Klaim Kantongi 11 Kursi

Bagikan

SELONG-Ketua DPC Partai Demokrat Lombok Timur (Lotim) merasa belumA� ketinggalan kereta. Menyusul dukungan PKS kepada pasangan H Haerul Warisin-H Machsun Ridwainny (HARUM). Justru kondisi dinamika politik saat ini diakui Luthfi sesuai dengan harapannya.

“Demokrat sudah punya koalisi walaupun kami tidak pernah gembar-gemborkan. Sudah ada 11 kursi dengan dua partai, cukup untuk persyaratan maju di Pilkada,” bebernya kepada wartawan kemarin (7/11).

Pihaknya tidak mengungkap partai mana yang akan menjadi koalisi Demokrat. Karena khawatir akan memecah konstelasi politik di provinsi. Mengingat sejak awal Demokrat menegaskan hanya akan berkoalisi dengan partai yang linier antara provinsi dan kabupaten.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Intinya Demokrat sudah punya koalisi dan itu cukup untuk mendaftar. Tinggal kami deklarasi saja,” cetusnya.

Rencananya Demokrat akan medeklarasikan pasangan yang memiliki Jargon BARU ini 18 November. Mundur dari rencana semula tanggal 10 November. Karena berbenturan dengan penerimaan anugerah pahlawan nasionalA� di Istana Negara bagi Maulanasyeikh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid yang tak lain kakek Luthfi. “Kami sekeluarga besar kebetulan akan ke sana. Jadi kami undur agar Ketua PBNW juga bisa hadir saat deklarasi kami nanti,” bebernya.

Terkait kabar bahwa kemudian Demokrat ditinggal oleh sejumlah partai, Luthfi justru mengaku sebaliknya. Demokrat bertahan pada sikap koalisi linier seperti yang diamanahkan TGB M Zainul Majdi dan pengurus partai lainnya. “Itu lah yang membuat saya selama ini pasif tidak mendekati partai lain. Karena kami memang menginginkan linier,” terangnya.

Terkait kepastian dua pasangan yang sudah mengantongi partai pendukung saat ini, Luthfi justru mengapresiasinya. Karena, ia mengaku semua berjalan seperti yang diharapkan. “Semakin banyak calon semakin baik juga bagi masyarakat. Kami menginginkan minimal ada tiga. Kalau ada empat pasang calon lebih bagus,” ujar anggota DPR RI tersebut tersenyum.

Ditanya terkait pasangan, Luthfi mengaku sudah final dengan H Lalu Zulkipli. Karena dari hasil survei untuk wakil bupati, Ketua DPC Perindo tersebut dinilainya memiliki elektabilitas yang cukup baik. “Pendamping sudah final dengan H Lalu Zulkipli,” tandasnya.

Berdasarkan apa yang disampaikan Luthfi tentu yang menjadi pertanyaan dengan partai mana Demokrat akan berkoalisi. Jika melihat bocorannya, partai yang dimaksud yakni partai yang memiliki empat kursi di DPRD Lotim. Sehingga mengerucut pada dua kemungkinan yakni PDIP dan PKB.

Ketua DPC PDIP Lotim Lalu Lukman dikonfirmasi Lombok Post mengenai hal ini mengaku PDIP tetap mendukung pasangan HM Sukiman Azmy-H Rumaksi (SUKMA). “Ini baru saja saya sama Pak Sukiman di DPP. Kami sedang komunikasikan dukungan kepada beliau di DPP,” terang pria tersebut kepada Lombok Post via WhatsApp sambil menunjukkan fotonya dengan Sukiman di Kantor DPP.

Sehingga, ia meyakinkan, partai koalisi yang dimaksud Demokrat bukanlah PDIP. “Kalau PKB, bisa jadi. Karena sampai saat ini memang belum ada kepastian komunikasi untuk memberikan dukungan pada SUKMA,” ucapnya.

Terpisah, Ketua DPC PKB Lotim Abrorni Luthfi yang coba dikonfirmasi lewat handphonennya belum bisa dihubungi. Namun sehari sebelumnya, Abror mengaku dukungan PKB masih mengarah ke pasangan SUKMA. Terlebih, Sukiman sendiri sebelumnya mengaku akan menggelar deklarasi di Ponpes Bagek Nyaka yang tak lain markas basis PKB.

Jika melihat kondisi dinamika politik saat ini, PKB memang paling realistis untuk berkoalisi dengan Demokrat. Mengingat, koalisi ini sudah terbentuk di Kabupaten Lombok Barat. Mengusung pasangan TGH Hasanain Juaini dan Sulhan Muchlis.

Lantas apakah Demokrat juga akan berkoalisi dengan PKB di Lotim. “Silakan diterka sendiri,” tutup Ketua DPC Demokrat Lotim HM Syamsul Luthfi tersenyum penuh makna. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys