Ketik disini

Headline Politika

Gerindra Ademkan Polemik Penolakan Gelar Pahlawan

Bagikan

MATARAM– Gerindra tak mau berlama-lama membiarkan bola panas polemik gelar pahlawan nasional terus membara. Sadar apa yang dilakukan Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB H Hamja memantik reaksi masyarakat, Ketua Gerindra NTB H Ridwan Hidayat angkat bicara.

“Kami sudah berikan teguran keras, Hamja sudah meminta maaf,” katanya berusaha menenangkan situasi sebagaimana tersebar melalui berbagai media.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Bagi Ridwan pernyataan anak buahnya itu tak ubahnya pernyataan pribadi. Bahkan lebih tepat lagi keseleo lidah. Ridwan menegaskan sikap Gerindra jelas, mendukung penganugerahan gelar pahlawan nasional pada TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

“Yang menolak bukan Fraksi Gerindra, tapi Pak Hamja anggota DPRD sebagai pribadi,” kata Mori Hanafi, politisi Gerindra lain menegaskan.

Dijelaskannya, sikap Fraksi Gerindra mendukung penganugerahan pahlawan nasional tersebut. Buktinya dukungan Gerindra sudah diparipurnakan menjadi lembaran daerah.

“Itulah sikap resmi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Gerindra,” tegasnya.

Terhadap pihak yang meragukan sikap partainya, Mori yang kini duduk di DPRD NTB sebagai wakil ketua siap menunjukkan lampirkan pandangan fraksi yang sudah resmi menjadi lembaran daerah itu.

“Bisa kami tunjukkan,” katanya berharap masalah itu tak terus meluas.

Terpisah Sekretaris Pemuda NW dari Anjani M Fihirudin menegaskan pernyataan bernada sentimen dan penghinaan terhadap Maulanasyeikh itu melukai hati jamaah NW dan A�masyarakat NTB. Baginya, pernyataan mengait-ngaitkan gelar pahlawan dengan politik tidaklah berdasar.

“Pengabdian dan perjuangan Maulanasyeikh tidak bisa diukur hanya dengan politik seperti tuduhan itu,” katanya.

Karena dianggap mengandung unsur hinaan terhadap ulama dan pahlawan nasional, hal ituA� tidak bisaA� dibiarkan begitu saja. Pemuda NW menuntut Hamja sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPR NTB meminta maafA� lantaran ucapannya itu sudah menyebar luas melalui media.

“Kami meminta dia meminta maaf ke publik melalui media secara resmi,” pungkasnya. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka