Ketik disini

Headline Kriminal

Kawanan Rampok Kembali Beraksi di Mataram

Bagikan

MATARAM-Aksi pelaku kriminal di Kota Mataram kian nekat. Siang kemarin (10/11), sebuah toko yang menjual madu Sumbawa di Lingkungan Karang Bedil, Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram disatroni rampok.

Informasi yang koran ini dapatkan, pelaku diduga kuat telah memantau toko beberapa hari sebelum beraksi. Mereka memanfatkan kondisi toko yang hanya dijaga dua orang, yakni Hj Fadlun dan Agus Salim.

Saat beraksi, pelaku menjalankan modus dengan berpura-pura sebagai pembeli. Hal tersebut membuat korban tidak mencurigai niat jahat mereka.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Setelah berada di dalam toko, pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga hingga lima orang ini, langsung menyekap korban. Hj Fadlun dan Salim diikat menggunakan tali setrika. Kemudian keduanya di bawa ke kamar mandi. Tak sampai di sana, pelaku bahkan melukai Salim menggunakan senjata tajam.

Sekitar 15 menit beraksi, pelaku kabur meninggalkan korban. Meski beraksi tepat di pinggir jalan raya, tidak banyak masyarakat yang mengetahui jika di TKP telah terjadi perampokan.

Warga baru mengetahui aksi perampokan, setelah Salim keluar toko untuk meminta pertolongan. Dengan luka menganga di bagian perut sebelah kiri, Salim berlari menuju toko sebelah.

Tak berapa lama, sejumlah anggota polisi dari Polsek Mataram dan Unit IdentifikasiPolres Mataram datang untuk melakukan olah TKP. Sementara Salim, langsung dilarikan ke RSI Siti Hajar untuk menjalani perawatan.

Salah satu keluarga korban, Heni Andriani mengatakan, pihak keluarga belum dapat memastikan berapa jumlah pelaku yang beraksi. Sebab, Hj Fadlun, yang merupakan ibunya, masih terlihat shock akibat peristiwa itu.

a�?Masih linglung, pas ditanya dibilang ada tiga orang, ditanya lagi empat orang, begitu terus. Kuncinya ada di paman saya (Salim, Red),a�? ujar Heni yang ditemui di RSI Siti Hajar.

Mengenai kondisi pamannya, kata dia, telah mendapat perawatan dari tim medis. Salim, kemarin sore, langsung menjalani operasi untuk mengembalikan kondisinya seperti semula.

a�?Ini baru operasi. Tadi itu kalau telat saja di bawa ke RS, bisa lewat (meninggal, Red),a�? kata dia.

Terpisah, Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, tim telah melakukan olah TKP untuk menemukan sejumlah petunjuk. Beberapa saksi juga dimintai keterangan untuk mengungkap siapa pelakunya.

a�?Masih kita selidiki,a�? ujar dia singkat.

Sementara itu, dari informasi yang didapatkan koran ini, pelaku perampokan kemarin berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan emas milik korban. Perhiasan berupa gelang emas itu, dikenakan Hj Fadlun, ketika dirampok. Beratnya diperkirakan sekitar 80 gram, dengan nilai ekonomis mencapai Rp 40 juta.

Sementara itu, Lurah Mataram Timur H Mustaa��al mengaku jika perampokan ini merupakan yang kali pertama di wilayahnya. Karena itu, dirinya berharap masyarakat untuk lebih waspada. Saling mengawasi sesama tetangga.
a�?Kita antisipasi saja, hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat,a�? pungkas dia.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka