Ketik disini

Kriminal

Pelaku Penebasan di Labuhan Haji Diminta Menyerahkan Diri

Bagikan

MATARAM-Pelaku penebasan Nasrun, di Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim) akhir pekan lalu, masih menjadi buruan polisi. Identitas yang bersangkutan telah dikantongi petugas. Polres Lotim juga mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri.

Kapolres Lotim AKBP M Eka Fathurrahman mengatakan, tim Satreskrim telah disebar untuk mencari pelaku. Mereka mencari di sejumlah titik di Lotim yang diduga menjadi tujuan pelaku untuk bersembunyi.

a�?Ciri-ciri sudah ada. Sekarang masih dalam pengejaran,a�? kata Eka, kemarin (28/11).

Eka mengatakan, upaya pencarian pelaku dilakukan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Nasrun, 47 tahun, yang menjadi korban, juga telah dimintai keterangan. Dari sana, petugas mendapat petunjuk mengenai ciri-ciri dari pelaku.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Pelaku hanya mengenal wajah. Dari sana kita dalami,a�? ujarnya.

Lebih lanjut, Eka meminta masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Dia juga mengimbau agar pelaku bisa menyerahkan diri ke aparat kepolisian. a�?Kalau menyerahkan diri kan lebih bagus,a�? pungkas Eka.

Sebelumnya, Nasrun, 47 tahun, menjadi korban kekerasan di Labuhan Haji, akhir pekan lalu. Dia ditebas seorang pemuda yang diduga berasal dari Desa Greneng Sakra Timur di sekitar area Pantai Labuhan Haji. Akibat peristiwa itu, pergelangan tangan kanan Nasrun putus.

Aksi kekerasan itu diduga terjadi setelah korban menegur para pemuda yang melakukan trek-trekan menggunakan sepeda motornya di depan lapak milik istrinya. Sekitar pukul 16.00 wita, korban menegur pelaku.A� Dia mengingatkan pelaku untuk tidak melakukan hal tersebut karena mengganggu ketertiban.

Pelaku diketahui menggunakan sepeda motorA� jenis Yamaha King warna merah. Pada bagian tangki sepeda motor terdapat lis putih. Sedangkan di bagian bodi berwarna hitam. Sayangnya korban memgaku tidak memperhatikan nomor polisi kendaraan sepeda motor tersebut.

Sekitar 20 menit kemudian pelaku kembali lagi ke tempat korban yang sedang duduk di tempat jualan istrinya. Korban melihat pelaku turun dari sepeda motornya bersama beberapa orang temannya yang tidak dikenal oleh korban. Mereka kemudian menghampiri korban.

Melihat kondisi ini, korban pun menyarankan kembali kepada pelaku untuk tidak membuat onar. Dari keterangan korban, pelaku sempat menjawab dengan mengatakan tidak. Tanpa disadari korban, pelaku langsung menebas kearah kepala korban.

Melihat serangan secara tiba-tiba itu, korban refleks menangkis menggunakan tangan kanannya. akibatnya parang pelaku mengenai bagian atas pergelangan tangan kanan korban hingga terputus.

Setelah itu pelaku langsung melarikan diri bersama teman temannya. Sementara korban dilarikan ke Puskesmas Labuhan Haji dan dirujuk ke RSUD R. Soedjono Selong.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka