Ketik disini

Headline Politika

Rusni Dikhianati Tim, Hakim Salah Langkah

Bagikan

MATARAM– H Ahmad Rusni yang hendak maju dalam Pilgub NTB 2018 harus mengubur mimpinya. Dia dinyatakan tak memenuhi syarat oleh KPU NTB setelah verifikasi awal dilakukan terhadap berkas dirinya yang berpasangan dengan H Muhammad Nur.

“Tim kami bagian pengolahan tanpa diduga berkhianat,” kata Rusni menjelaskan alasan kegagalannya.

Namun ia tak menjabarkan apa bentuk penghianatan bagian tim yang ketuanya atas nama Solihin itu. Enggan berpolemik, Rusni memilih bersikap elegan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

A�”Alhamdulillah kita panjatkan pada Sang Kuasa dan salawat salam untuk junjungan nabi,” ucapnya.

Menegaskan tak akan mengintervensi KPU NTB, baginya hasil itu adalah keputusan terbaik. Penilaian yang dilakukan baginya sudah berdasar aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Tapi apapun yang terjadi dalam politik, yang sebal pun bisa jadi positif,” selorohnya.

Karena itu, ia belum menyerah. Rusni menegaskan bersama Nur ia tetap akan maju, namun kini dengan mengupayakan jalur partai.

Terpisah, H Abdul Hakim, bakal calon lain yang juga gagal lolos menjelaskan kondisi yang dihadapinya. Diterangkannya ada berkas yang sempat tertinggal lupa dibawa.

“Kira-kira yang tertinggal itu sekitar 130 ribuan,” katanya.

Itulah mengapa data di Silon yang mencapai 369.405 berbeda dengan data dukungan fisik yang hanya 239.678 dukungan saja.

“Itulah keterbatasan tim kami dan relawan yang sudah bekerja sekitar tiga bulan,” katanya.

Kini sudah tak memungkinkan lagi untuk melakukan perbaikan. Sehingga praktis peluangnya maju tertutup.

“Saya ikhlaskan,” katanya. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka