Ketik disini

Metropolis

Kontraktor Seperti Ini Jangan Dikasih Hati!

Bagikan

MATARAMa��Jembatan yang menghubungkan Dasan Agung dengan Dasan Sari disebut-sebut mangkrak. Sudah mendekati akhir tahun, tapi jembatan dengan anggaran Rp 2,089 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu tidak ada tanda-tanda bakal tuntas dibangun.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, secara khusus menyinggung soal jembatan itu. Ia meminta agar kontraktor yang membangun jembatan itu diberi sanksi tegas jika tidak menuntaskan pekerjaannya. Bahkan bila perlu di-blacklist.

a�?Kita harus bersikap tegas pada pelaksana proyek seperti itu,a�? sesal Ahyar.

Kontraktor tersebut dinilainya menunjukan sikap kerja tidak profesional. Bahkan telah merugikan masyarakat Dasan Agung dan Dasan Sari yang harusnya bisa segera menikmati akses jembatan itu.

a�?Tapi masyarakat dibuat menunggu dalam ketidakpastian,a�? cetusnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia tidak ingin ke depan ada kontraktor seperti itu lagi yang terpilih memenangkan tender. Bagian Administrasi Pengendalian Pembangunan (APP) diminta lebih selektif lagi memilih pemenang tender sesuai dengan kualifikasi yang ada.

Di kesempatan berbeda, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram H Mahmuddin Tura, mengatakan kontraktor tersebut belum diputus kontraknya.

a�?Belum,a�? kata Tura.

Walau pesimis jembatan itu bisa selesai tepat waktu, pemerintah tidak ingin gegabah dan sembrono dalam mengambil keputusan. Semua ingin dilakukan sesuai dengan tahapan dan mekanisme yang ada.

a�?Kita beri kesempatan sampai batas waktu kontrak,a�? ujarnya.

Kontrak pembangunan jembatan itu berakhir sekitar pertengahan Desember tahun ini. Artinya kontraktor yang bersangkutan masih punya waktu sekitar dua minggu lagi untuk menyelesaikan pekerjaanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram I Gede Wiska mengaku, dalam waktu dekat akan turun memantau kondisi pembangunan jembatan itu. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka