Ketik disini

NASIONAL

Berkas Setnov Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Pengadilan

Bagikan

JAKARTAa��Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan sudah merampungkan berkas penyidikan perkara Setya Novanto (Setnov), kemarin (5/12). Itu setelah penyidik melimpahkan berkas itu ke penuntut. a�?Sudah dinyatakan lengkap (oleh penuntut, Red) sore tadi (kemarin, Red),a�? kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Aris Budiman kepada Jawa Pos, kemarin (5/12).

Penyidik memang mengebut penyelesaian berkas penyidikan Setnov agar upaya praperadilan yang diajukan ketua umum DPP Partai Golkar (nonaktif) itu kehilangan subjek dan objek. Rencananya, sidang praperadilan dengan agenda pembacaan tuntutan pemohon itu digelar besok (7/12) setelah sempat ditunda sepekan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Kusno.

Dengan rampungnya penyidikan itu, berkas Setnov beralih ke tim penuntut KPK. Berikutnya, sesuai ketentuan di UU KPK, penuntut punya waktu paling lambat 14 hari kerja untuk melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri (PN), dalam hal ini Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1374″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Sekarang (tadi malam) tahap II (pelimpahan berkas dan tersangka ke penuntut, Red),a�? tegas perwira polisi asal Toraja Sulawesi itu.

Di penyidikan terakhir kemarin, KPK sempat memeriksa Andi Agustinus alias Andi Narogong untuk tersangka Setnov. Keterangan Andi yang membeber peran Setnov dalam kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di persidangan itu dinilai perlu dibuat berita acara dalam berkas penyidikan. a�?Yang jelas sudah P-21 (istilah kepolisian : lengkap, Red),a�? imbuh Aris.

Ketua KPK Agus Rahardjo meminta publik bersabar terkait dengan pelimpahan berkas itu. Setidaknya, satu hingga dua hari kedepan proses pemberkasan yang beralih ke tim penuntut umum saat ini sudah selesai. Menurut dia, pelimpahan itu dilakukan secara simultan bersamaan dengan bergulirnya praperadilan Setnov. a�?Ditunggu saja satu atau dua hari ke depan,a�? janji saat dikonfirmasi koran ini.

Sesuai ketentuan, tim penuntut umum KPK saat ini berwenang sepenuhnya terhadap Setnov. Baik itu berkas perkara dan tersangka maupun kewenangan penyidik lain, seperti penahanan dan pemberian izin menjenguk. Begitu pula terkait dengan pembantaran penahanan bila Setnov sewaktu-waktu perlu dirawat di rumah sakit.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, langkah KPK melimpahkan penyidikan ke penuntutan sebelum sidang praperadilan bergulir terbilang cerdas. Sebab, dengan begitu, subjek dan objek praperadilan menjadi hilang. Subjek yang dimaksud adalah penyidik, sedangkan objeknya adalah penyidikan.

a�?Tadi malam, otomatis penyidik sudah tidak punya kewenangan terhadap Setya Novanto, karena penyidikan dinyatakan lengkap alias sudah selesai,a�? ujar Boyamin saat dihubungi koran ini. Sekarang, tugas penuntut umum menyusun surat dakwaan sembari mendaftarkan perkara ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Proses itu bisa mulai dilakukan hari ini hingga dua pekan mendatang.

Boyamin menegaskan, secara hitung-hitungan, KPK dipastikan bisa a�?mengalahkana�? praperadilan Setnov seiring dengan pelimpahan tahap 2 itu. Strategi yang bisa dilakukan adalah dengan meminta hakim PN Jaksel untuk menunda kembali sidang praperadilan. a�?Dengan P21 dan tahap kedua maka juga akan memudahkan KPK untuk segera melimpahkan ke Pengadilan Tipikor.a�?

Boyamin menjelaskan, pelimpahan tahap II itu belum menggugurkan praperadilan. Namun, tahap kedua itu membuat praperadilan SN kehilangan sasaran tembak. a�?Maka harus mencabut dan mendaftarkan gugatan baru. Istilahnya senjata harus beli baru dan diisi peluru baru,a�? papar pengacara mantan ketua KPK Antasari Azhar itu.

Boyamin menyatakan, Setnov harus mengubah objek dan subjek praperadilan bila tetap ingin melawan KPK. Tentu saja, dengan subjek dan objek yang baru. Yakni, tim penuntut umum dengan objek penuntutan. a�?Kalau SN hendak mengubah gugatan yang sudah ada maka tidak akan diterima hakim karena mengubah substansi penyidikan menjadi penuntutan. Harus ajukan yang baru,a�? tuturnya.

Hanya, bila sudah naik ke penuntutan, kubu SN dipastikan berpikir ulang melakukan praperadilan. Sebab, perkara korupsi harus diutamakan untuk secepatnya disidangkan di Pengadilan Tipikor. Itu diatur dalam KUHAP dan pasal 25 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor yang mengatur penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang kasus korupsi harus didahulukan.

Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menambahkan praperadilan Setnov memang sangat mungkin akan gugur. Itu merujuk putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 102/PUU-XIII/2015, perkara praperadilan dinyatakan gugur pada saat telah digelar sidang pertama terhadap perkara pokok atas nama terdakwa atau pemohon praperadilan.

Putusan itu menganulir pasal 82 ayat (1) huruf d KUHAP yang menyebut praperadilan gugur ketika perkara pokok sudah mulai diperiksa oleh pengadilan negeri. a�?Jadi untuk kepastian hukum, penafsiran MK menegaskan mengenai batas waktu yang dimaksud pada norma a quo, yaitu permintaan praperadilan dinyatakan gugur ketika dimulainya sidang pertama pokok perkara,a�? jelasnya.

Sementara itu, Setnov kemarin juga dipanggil KPK sekitar pukul 17.00. Hanya, dia enggan berkomentar saat ditanya awak media. Dia langsung memasuki ruang pemeriksaan di lantai 3 gedung KPK.

Disisi lain, kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi mengaku mendapat pemberitahuan pelimpahan itu pada pukul 17.30. Dia diminta KPK untuk keperluan pelimpahan itu. Hanya, Fredrich menolak permintaan tersebut. a�?P-21 (kelengkapan berkas, Red) gagal karena saya tidak datang. Memangnya saya pegawai KPK bisa disuruh-suruh datang (ke KPK, Red),a�? ujarnya saat dihubungi koran ini.

Fredrich mengaku memiliki urusan lain ketika diminta datang ke KPK. Pengacara kontroversial itu pun meminta waktu 3 hari kerja kepada KPK. a�?Saya tetap akan protes (P-21),a�? terangnya. Protes terhadap pelimpahan tersebut lantaran KPK dinilai belum memeriksa saksi yang meringankan untuk Setnov. a�?Itu adalah hak tersangka (saksi meringankan, Red),a�? ungkapnya. (tyo/JPG/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys