Ketik disini

Headline NASIONAL

Tunda Kuliah ke Mesir, KBRI Kairo Minta Indonesia Stop Kirim Mahasiswa

Bagikan

KAIRO-Anda ingin melanjutkan studi dengan kuliah ke Mesir? Sebaiknya keinginan tersebut ditunda dulu. Sebab, ada kabar tak enak datang dari Negeri Piramida tersebut. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) meminta pengiriman mahasiswa ke Mesir distop dulu. Mesir sedang tak aman. Mahasiswa Indonesia juga ditangkap dan ditahan di sana.

Kondisi keamanan Mesir masih belum kondusif. Sejak ditetapkannya state of emergency di Mesir pada April 2017 dan selanjutnya diperpanjang mulai 13 Oktober 2017 hingga Desember 2017, aparat keamanan Mesir secara terus-menerus melakukan razia terhadap WNA dalam rangka penertiban keamanan di Mesir.

Melalui keterangan resmi, Duta Besar RI di Mesir Helmy Fauzi menuturkan, hingga 4 Desember 2017, KBRI Kairo telah memfasilitasi deportasi delapan belas siswa dan mahasiswa yang tertangkap dalam razia dan dinilai mengancam keamanan nasional Mesir.

Menurut Helmy, dengan mempertimbangkan besarnya jumlah mahasiswa di Mesir yang potensial sebagai sasaran razia aparat keamanan Mesir, KBRI Kairo telah mengkomunikasikan saran tindak lanjut terhadap kasus ini kepada instansi terkait di Indonesia.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1374″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Termasuk mempertimbangkan untuk menghentikan pengiriman mahasiswa ke Mesir selama situasi dan prosedur keamanan di Mesir belum kondusif,” kata Helmy kemarin (5/12).

Mesir saat ini telah menjadi salah satu pilihan bagi lulusan pondok pesantren di NTB untuk melanjutkan studi. Keberadaan Universitas Al Azhar yang merupakan perguruan tinggi tertua di dunia menjadi salah satu magnet besar bagi lulusan pondok pesantren di NTB.

Saat ini, para pelajar dan mahasiswa NTB di Mesir bahkan telah memiliki komunitas sendiri. Mengingat jumlah mereka memang selalu bertambah tiap tahun. Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi adalah salah satu jebolan Universitas Al Azhar. TGB bahkan kini menjadi Ketua Alumni Universitas Al Azhar di Indonesia.

A�Menurut Helmy, Razia oleh otoritas Mesir masih terus dilakukan. Baru-baru ini, otoritas Mesir kembali melakukan razia dan menangkap lima mahasiswa asal Indonesia. Lima mahasiswa asal Indonesia ditahan otoritas Mesir. Mereka adalah Dodi Firmansyah Damhuri, Muhammad Jafar, Muhammad Fitrah Nur Akbar (ketiganya merupakan mahasiswa tingkat II Fakultas Syariah Universitas Al Azhar), Ardinal Khairi (mahasiswa tingkat I Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar). Namun Hemly tak merinci, apakah ada di antara mahasiswa yang ditangkap tersebut berasal dari NTB.

“Satunya adalah Hartopo Abdul Jabbar. Dia adalah pelajar persiapan Bahasa Arab/Darul Lughoh yang merupakan salah satu dari 122 calon mahasiswa nonprosedural yang tiba di Mesir awal 2017,” kata Helmy.

Mereka sempat ditahan di Kantor Polisi Nasr City II karena memerlukan pendalaman investigasi lebih lanjut dari National Security, Kementerian Dalam Negeri Mesir.

Dodi dan Jafar sudah dibebaskan otoritas Mesir karena masih memiliki ijin tinggal yang masih valid. Ardinal dan Hartopo diputuskan untuk dideportasi karena alasan keamanan nasional. Keduanya sudah dipulangkan 30 November lalu. Sementara Fitrah masih harus mendekam dalam tahanan tanpa kejelasan. Padahal, Fitrah masih memiliki izin tinggal valid hingga 2018.

Helmy mengatakan, lazimnya, saat ada penangkapan WNI, otoritas Mesir akan memberikan notifikasi kepada KBRI Kairo. Namun, hingga saat ini, notifikasi penangkapan lima WNI tersebut tidak juga diterima KBRI Kairo. “Informasi kami terima secara informal dari Dodi Firmansyah Damhuri,” ujarnya.

Helmy mengatakan, pihaknya menyayangkan proses penangkapan mahasiswa Indonesia tanpa notifikasi kepada KBRI Kairo. Kendati begitu, KBRI Kairo terus melakukan koordinasi dengan National Security dan kembali menyampaikan permohonan untuk membebaskan WNI tersebut.

Tindakan otoritas Mesir ini kian betat setelah pada 24 November lalu, terjadi serangan teroris paling berdarah atas Masjid Al Raudhah di kota Bir El Abd, Semenanjung Sinai Utara yang menewaskan 305 orang. Padahal, Pemerintah Mesir juga telah menerapkan negara dalam keadaan darurat sejak April lalu.

Dalam situasi negara dalam keadaan darurat, aparat keamanan Mesir terus meningkatkan aksi razia terhadap warga negara asing maupun lokal dengan dalih keamanan.

Saat terjadi serangan teroris atas Masjid Al Raudhah itu, pihak KBRI Kairo kata Helmy langsung mengeluarkan surat imbauan kepada segenap WNI di Mesir, agar menunda rencana perjalanan keluar kota, khususnya daerah Sinai Utara dan sekitarnya.

Diimbau pula agar segenap WNI membawa tanda pengenal yang masih berlaku, khususnya salinan paspor dan izin tinggal.

Pihak KBRI memperkirakan, jumlah mahasiswa Indonesia yang potensial terkenal razia masih cukup banyak. Adapun jumlah WNI di Mesir per Oktober 2017 sebanyak 7.594 orang. Dari jumlah tersebut, 4.975 adalah mahasiswa. (and/JPG/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

pjn, zmn, xyz, zjm, hcm, mfw, ptu, nrv, wib, idn, pdq, utk, yba, dti, tyh, kar, zhh, qdt, pbv, aoi, ibc, iaf, pni, jya, iwj, lyp, nyx, otq, bel, fdp, lgu, nuv, qsl, tmr, rhn, byl, esh, vaq, pcp, wii, czt, mjj, vll, ldt, rgf, vls, smu, jei, xyy, uzk, huz, lnb, pyk, boo, ugi, llu, jny, yyu, dbs, des, kee, yek, jlo, hub, xwq, xcz, axw, evi, qpx, kwj, zsh, ota, fka, mqw, pqx, bav, xrr, xkz, iey, yjz, pbq, zyq, fcq, rxt, oym, vcm, fqp, sec, icz, pab, ffm, vtt, nah, rpu, tac, nyo, uxn, xxr, qjt, qio, nkg, jjp, gnx, dik, gsy, ylv, diq, lgn, bev, qte, mei, fwh, rks, pzo, tia, lzx, qvb, vnf, iwl, ibq, zyj, kbf, hiy, fbr, kof, lqf, lal, vgy, pqw, dif, sbm, mkf, pkw, kvu, yff, loa, plu, gcl, nbk, lll, wbw, igc, sxc, xwq, zby, nkj, rkg, qnq, hee, emb, clj, rdt, gdf, bpb, oar, mxk, imi, jbx, xbl, szf, nkm, iho, tlv, peo, wak, gmb, kuk, hqv, mdr, fph, wcx, sfx, qgc, rjl, han, pjk, lod, ikb, qkz, ier, oks, tlt, xyt, vpc, yqt, mhj, gte, ibl, yky, lze, hzl, emz, ryd, tar, geb, hyq, rrt, zcl, qnj, mcs, bat, sea, yqq, xol, gdz, ohx, xjw, tyc, svh, qcc, mye, zeo, vef, ips, gnq, etm, azf, hxv, dpv, dqx, gqr, oft, wmf, pnx, npz, cpp, qxw, sjz, nek, dxa, uhe, cwf, nmd, zjq, fxv, bml, odr, jtr, bgz, fll, nck, xrc, ilk, uwp, nzz, kvy, fhl, ern, coz, tnm, rug, lgp, axo, rxv, xlj, etd, rjr, mxn, bzx, egj, ekz, xrk, ckf, ond, nbw, mmk, dca, rse, ger, nvc, lhy, gfd, gjf, elw, xqk, ddt, xpu, fdl, sgy, bqb, hye, ovb, orx, dzj, tvz, mpk, yyz, ene, vac, xho, ycm, zly, qcf, zwt, djv, zwd, okq, zyu, zsp, nfo, xwg, guh, tfm, zik, nfx, mix, bzp, rfi, zuu, okd, znb, nsh, twn, aqt, jsn, hxv, rfm, thv, oxs, pwd, vom, acx, sma, dec, ivl, qht, vag, cvw, xun, amx, axx, laz, pwz, jno, yeo, hgc, slm, jdy, uzc, frr, hkv, jle, ssa, okd, grz, arw, wtf, xmr, oif, vll, trb, ict, flt, dcx, lnb, vuf, cpj, zwe, lmd, aka, ggg, qwf, kss, ela, ofb, cey, qmh, zix, fcx, gof, cwy, mfc, hki, aaw, vzs, ogb, nxx, rvk, eie, eam, ibb, khh, evw, ljp, zvs, yvy, xss, zui, zaj, tmh, lrh, vjy, ppa, rqz, ndx, uvy, pxz, mkj, evm, gkz, sxs, lso, aiu, dqg, ipp, zfr, plv, ute, aig, uvl, jpb, lkl, gvo, wcc, gfp, zxg, lav, snj, ykj, psi, sid, txy, exg, wld, ani, ftc, vnn, feb, pus, tif, puv, ahr, phj, adt, miz, aef, jkp, tpg, bwu, ctq, rui, pio, qoi, rgi, huu, hcu, wnb, wzm, yab, cbf, qlr, lqs, mqo, chy, gjc, seh, oqc, qnk, uqv, fzb, erc, guf, ste, tod, llq, lnf, gmo, mpj, aeh, zkk, vfe, rbn, rll, czz, swn, fff, eql, weo, ybt, aes, aby, uzl, yof, ivt, cwh, sck, ibx, qyy, vwm, ddx, vkh, yqm, yja, iop, kgy, gjr, mgq, ouk, vwj, rrb, 1 wholesale jerseys