Ketik disini

Metropolis

Hebat, Kota Mataram Dapat Penghargaan Lagi!

Bagikan

MATARAMa��Kota Mataram kembali menorehkan prestasi. Di penghujung tahun ini, Kota Mataram kembali ditetapkan sebagai daerah yang peduli dengan Hak Asasi Manusia (HAM).

Penghargaan ini sekaligus sebagai pengakuan terhadap Kota Mataram sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi. a�?Ini penghargaan kali ketiga,a�? kata Kabag Hukum Setda Kota Mataram Mansur, saat dihubungi melalui sambungan selular kemarin.

Pemberian penghargaan menjadi rangkaian agenda peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia yang ke-69. Peringatan dipusatkan di Kota Solo dan dihadiri Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu.

a�?Ada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Loly, sekaligus yang memberikan piagam yang diterima wakil wali Kota Mataram,a�? imbuhnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Secara spesifik, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat pada produk layanan yang bersentuhan langsung dengan prinsip-prinsip HAM yang diberikan pemerintah kota. Penghargaan ini diharapkan semakin memotivasi pemerintah dalam menelurkan berbagai program dan layanan yang manfaatnya berbasis pada HAM. Terutama program prioritas terhadap rakyat yang tidak mampu.

a�?Termasuk juga produk hukum yang berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat,a�? tegasnya.

Pemerintah ditutut aktif dan turut serta mengemban kewajiban menghormati, melindungi dan memenuhi HAM. Pemda secara vertikal lebih dekat dengan rakyat. Maka tugas keseharian pemda dapat berdampak langsung bagi kondisi HAM. Apakah terbukti menguatkan atau melemahkan pemenuhan kebutuhan HAM.

a�?Sebelumnya kota juga sudah dapat pada tahun 2014 dan 2015, sedangkan penghargaan saat ini sebagai evaluasi di tahun 2016,a�? terangnya.

Sementara itu dari siaran press release yang diteruskan pada Lombok Post Yasonna mendorong pemerintah berkomitmen memajukan pemenuhan HAM. Hal ini sesuai dengan amanat yang tertuang dalam konstitusi dan instrumen HAM internasional.

a�?Saya bersama menteri Luar Negeri telah memimpin delegasi RI untuk membahas perkembangan implementasi HAM dalam empat tahun terakhir,a�? kata Yasonna.

Banyak anggota PBB menyampaikan tanggapan dan apresiasi yang baik terkait dengan kemajuan HAM di Indonesia. Komitmen pemerintah lainnya adalah pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM).

Sebagaimana diketahui Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai komitmen tinggi tetap melanjutkan RANHAM 2015-2019. a�?Sekarang sudah masuk generasi yang keempat,a�? tegasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka