Ketik disini

Kriminal

Ojek Sepi, Nyambi Jadi Pencuri

Bagikan

MATARAM-Aksi pencurian kamar kos di Lingkungan Kekalik Indah, Kecamatan Sekarbela, terbongkar. Satu dari dua terduga pelaku, berhasil ditangkap petugas pada Senin (11/12).

Wakapolsek Ampenan AKP Marzuki mengatakan, pelaku yang diamankan adalah Sul alias Imi, 21 tahun. Pemuda asal Sekarbela ini diciduk di pangkalan ojek di Kelurahan Pagesangan, sehari setelah dia beraksi.

a�?Mencurinya berdua. Satu orang berhasil kita tangkap, satu pelaku lagi masih dalam pengejaran,a�? kata Marzuki, kemarin (12/12).

Pencurian dengan pemberatan (Curat) ini dilakukan Minggu dini hari. Dia bersama rekannya berinisial Tas, mencuri tiga laptop dari kamar kos yang terletak di Lingkungan Kekalik Indah, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Marzuki mengatakan, pelaku awalnya berjalan kaki dari Gubuk Mamben, Sekarbela. Perjalanan mereka berakhir di Jalan Mandalika, tempat kos korban. Di lokasi tersebut pelaku melihat keadaan di sekitar. Ternyata satu kamar, yakni milik korban, terbuka. Mereka lantas mencari jalan masuk. Rekan pelaku, Tas, memutar ke arah belakang kos.

a�?Masuk lewat belakang, di kebun. Karena pintu kamar korban yang terbuka itu di bagian belakang,a�? ujarnya.

Selanjutnya, Tas mengambil satu per satu laptop yang ada di kamar. Barang itu kemudian dia oper ke Sul yang menunggunya di luar. Ketika proses pemindahan laptop yang ketiga, aksi Tas dipergoki korban.

a�?Setelah korban berteriak, penjaga kos melihat pelaku, dari sana kita dapatkan petunjuk,a�? kata dia.

Dari keterangan penjaga kos itu, kepolisian melakukan pengembangan perkara. Hingga pada Senin (11/12), sekitar pukul 08.00 Wita, petugas menangkap Sul di pangkalan ojek di Pagesangan Barat.

a�?Baru satu yang kita tangkap. Temannya itu masih dikejar,a�? tandas Marzuki.

Sementara itu, pelaku mengatakan dirinya terdesak akan kebutuhan ekonomi. Pekerjaannya sebagai pengojek tidak mencukupi untuk menutupi setoran motor yang dia kredit. a�?Tiap bulan harus setor Rp 800 selama tiga tahun. Gak cukup dari ngojek,a�? dalih Sul.

Terlepas dari alasannya, kepolisian menjerat pelaku dengan Pasal 363 ayat 1 ke-3, 4, 5 KUHP. Ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka