Ketik disini

Headline Politika

KTP Ali-Sakti Mulai Dicoret Pemeriksa

Bagikan

MATARAM– Verifikasi faktual terhadap berkas perseorangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB Ali-Sakti sudah berjalan dua hari. Fakta di lapangan, dalam satu hari saja, begitu banyak berkas dukungan yang dinyatakan tak memenuhi syarat.

Satu contoh yang Lombok Post temukan misalnya di Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Dalam pemeriksaan Selasa lalu (12/12), 245 KTP pendukung yang dicoret. Hal itu dilakukan setelah tim verifikasi mendatangi satu demi satu alamat di KTP yang diserahkan. Selain memastikan kebenaran adanya orang yang dimaksud, mereka juga ditanyai langsung benar tidak mendukung Ali-Sakti.

“Tim jalan terus, hasil belum bisa kami berikan,” kata Ketua KPU NTB L Aksar Ansori.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Labuapi bisa menjadi satu gambaran. Dari 3.920 berkas, baru sekitar 15 persen saja yang sudah diperiksa di hari pertama. Artinya belum mencapai 600 berkas. Namun yang tercoret sudah sangat signifikan, yakni 245 berkas atau hampir setengahnya.

Terkait adanya KTP dukungan yang dicoret itu, relawan pemenangan Ali-Sakti, Muhammad Zainul Fahmi menegaskan pihaknya tak risau. Baginya pencoretan hanyalah dinamika yang terjadi di lapangan.

“Itu riak-riak kecil,” katanya.

Bagi Ketua Pemuda NW Anjani tersebut, pencoretan bukanlah hal luar biasa. Kendati jumlahnya terbilang signifikan, ia tak ragu sedikitpun akan peluang Ali-Sakti lolos tahapan ini.

“Karena menyangkut ratusan ribu masyarakat, kami yakin lolos,” tegasnya.

Dia menyatakan posisi saat ini masih terkontrol dan aman sesuai prediksi.

“Posisi terkendali,” ucapnya.

Fahmi lantas membocorkan satu strategi lanjutan yang kini dijalankan. Strategi itu adalah pengumpulan KTP tahap dua. Ya, tak pernah terekspose media, ternyata tim Ali-Sakti tak diam pascamenyerahkan dukungan. Mereka terus bergerak menambah perbendaharaan dukungan sebagai cadangan.

A�”Sudah mulai itu (pengumpulan KTP, Red),” ujarnya.

Dengan demikian, nantinya jika benar kekurangan KTP, mereka tinggal menyerahkan kembali. Syarat penyerahan dua kali lipat dari jumlah kekurangan agaknya tak masalah. Itu sudah diantisipasi.

“Kami galang KTP di berbagai titik,” katanya.

Terutama di basis massa NW Anjani yang tersebar di seluruh NTB. Dalam proses tersebut HL Gede M Ali Wirasakti Amir Murni memainkan peranannya. Pendampimg HM Ali BD itulah yang menggerakkan basis NW. Sebagai salah satu cucu Pahlawan Nasional TGKH M Zainuddin Abdul Madjid, ia jelas memiliki kharisma.

“Saya siap berjuang bersama Pak Ali,” kata Sakti beberapa waktu lalu.

Hal itu juga menjadi jawaban mengapa Ali akhirnya menjatuhkan pilihan pada Sakti. Basis massa yang loyal sebagai penyelamat dukungan KTP tambahanlah yang diharapkan darinya. Sehingga nama-nama lain yang sempat muncul seperti Hj Putu Selly Andayani dan H Subuhunnuri bisa terpental. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka