Ketik disini

Kriminal

Lapas Mataram Dilengkapi Mesin X-Ray

Bagikan

MATARAM–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram terus memperketat pengawasan. Setelah menerapkan sistem online kunjungan, Lapas Mataram mendatangkan satu unit mesin pemindai X-Ray.

Alat tersebut berfungsi memindai seluruh barang yang dibawa pengunjung saat berkunjung ke Lapas Mataram. Dari sana, petugas akan memantau, apakah terdapat barang berbahaya atau narkoba.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Mataram Jumasih mengatakan, mesin tersebut bertujuan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang masuk ke lapas. Keterbatasan petugas lapas, diharap dapat A�ditutupi dengan keberadaan mesin X-Ray.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Tingginya hunian lapas, arus masuknya barang juga tinggi, apalagi saat hari kunjungan. Jadi dengan mesin itu kami lebih mudah mengawasi,a�? kata Jumasih, kemarin (13/12).

Untuk di NTB, alat pemindai tersebut baru ada di dua lapas saja, yakni di Mataram dan Selong, Lombok Timur (Lotim). Dampaknya mesin X-Ray langsung terasa setelah hampir dua pekan dioperasikan.

Kata Jumasih, sedikitnya sudah 10 unit handphone dan dua gunting yang diamankan petugas. Barang-barang tersebut rencananya akan dimasukkan pengunjung dan diserahkan ke warga binaan yang menjalani hukuman.

Upaya penyelundupan itu dilakukan dengan menyembunyikan handphone di dalam bungkusan nasi. Tetapi berhasil diketahui petugas melalui mesin X-Ray.

a�?Jadi di sana langsung kelihatan warnanya biru. Diperiksa, ternyata ada handphone. Tapi sejauh ini kita belum temukan narkoba,a�? kata Jumasih.

Terpisah, Kasubsi Pengamanan Lapas Mataram Gazali menambahkan, handphone yang diamankan petugas, selanjutnya disita dan dimusnahkan. Sementara untuk pemiliknya, akan dikenai sanksi adminitrasi.

a�?Kita sanksi tidak boleh berkunjung. Biasanya dua minggu untuk yang ketahuan membawa handphone,a�? ujar dia.

Gazali menjelaskan, sebelum melintasi mesin X-Ray, petugas biasanya akan menanyakan kepada pengunjung. Apakah mereka membawa handphone atau benda-benda terlarang lainnya.

a�?Ada juga yang tidak mau ngaku. Tapi setelah dilihat, ternyata handphone diselipkan di dalam nasi,a�? beber dia.

Ke depannya, mesin tersebut akan difungsikan juga untuk mengecek barang titipan. Teknisnya, setiap orang yang membawa titipan, tidak diperbolehkan pulang sebelum petugas mengecek barang mereka.

a�?Jadi nanti kalau ketahuan membawa narkoba, kita gampang memprosesnya,a�? pungkas Gazali.

(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka