Ketik disini

Headline Metropolis

NTB Butuh 4.603 CPNS, Rekrutmen Dibuka Maret 2018

Bagikan

MATARARAM-Rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) melakukan rekrutmen CPNS membawa angin segar bagi daerah. NTB telah resmi mengusulkan 4.603 A�formasi CPNS. Jika tak ada aral melintang, rekrutmen dibuka pada Maret 2018.

Usulan tersebut terdiri dari tenga kesehatan 757 orang, A�tenga teknis 945 orang. Kemudian guru SMA 1.515 orang, guru SMK 1.322 orang, dan guru SLBA� 64 orang.

Seperti diberitakan koran ini kemarin, rekturmen CPNS kini tengah disiapkan oleh Kemenpan-RB. Total di seluruh Indonesia ada 250 ribu CPNS yang hendak direkrut pada tahun 2018. Hal ini merujuk usulan Kemenpan-RB ke Kementerian Keuangan. Sebanyak 212 ribu dari usulan tersebut, adalah CPNS untuk ditempatkan di pemerintah daerah seluruh Indonesia. Sementara sisanya 38 ribu akan ditempatkan di kementerian/lembaga.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Terkait rekrutmen CPNS tahun 2018 ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Fathurrahman menjelaskan, pihaknya telah resmi mengusulkan formasi ke Kemenpan-RB. Usulan tersebut berdasarkan analisa kebutuhan tenaga PNS tahun 2017. a�?Kami berharap tahun depan formasi yang kita usulkan diterima,a�? kata Fathurrahman, kemarin (14/12).

Hanya saja, hingga kemarin, BKD kata Fathurrahman belum mendapat informasi resmi terkait teknis rekrutmen CPNS tersebut. Karena itu pihaknya akan terus memantau informasi terkait tes CPNS itu. Koordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tetap dilakukan. Baik melalui jalur resmi maupun melalui grup whastapp. Setiap perkembangan kebijakan, daerah pasti akan diberi tahu.

Rekrutmen bisa saja dilakukan langsung oleh kementerian. Jika itu terjadi, maka putra daerah harus lebih aktif mencari informasi. Tapi bila daerah yang melaksanakan tentu semua proses akan dilakukan di NTB.

Fathurrahman menjelaskan, semua tahapan usulan sudah dilalui. Mulai dari perencanaan kebutuhan pegawai sampai usulan prioritas sesuai analisis beban kerja. Sehingga pemprov tidak perlu lagi melakukan analisa ulang. Bila ada pembukaan tes CPNS, pemprov hanya menunggu kuota yang akan diberikan pusat. a�?Kita tinggal menunggu informasi resmi dari pusat,a�? imbuhnya.

Dari data kebutuhan CPNS, sebagian besar merupakan tenaga guru, sebanyak 2.901 orang, baik guru SMA, SMK, dan SLB. Menurutnya, tenaga pengajar masih banyak dibutuhkan NTB. Selain itu, juga ada tenaga teknisA� 945 orang. Sebagian besar merupakan tenaga teknis di bidang konstruksi. Sebab, saat ini banyak tenaga teknis yang sudah pensiun, sementara pemerintah dituntut melakukan percepatan-percepatan.

a�?Kita butuh tenaga muda yang ahli, yang benar-benar menguasai bidang teknis,a�? jelasnya.

Dengan formasi 4.603 orang, Fathurrahman berharap semua usulan itu diterima. Tetapi pengalaman selama ini, formasi yang disetujui pemerintah pusat lebih sedikit. Kisarannya di angka ratusan orang. Dengan 250 ribu yang akan dibuka Kemenpan-RB, ia berharap jatah NTB akan lebih banyak.

A�Validasi Usulan Selesai Februari

Sementara itu, dari Jakarta, Deputi SDM Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmaja memberi ancang-ancang, rekrutmen CPNS akan dimulai pada Maret 2018. Setiawan mengatakan, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara akan terlebih dahulu melakukan validasi usulan formasi yang masuk dari seluruh instansi dan daerah.

a�?Validasi usulan Februari, Maret, baru merencanakan perekrutan dan seleksi,a�? ujarnya kemarin.

Setiawan melanjutkan, profil aparatur sipil negara (ASN) antara lain memperhatikan integritas, memahami informasi dan teknologi, menguasai bahasa asing, memiliki jaringan, serta wirausaha. Lima faktor tersebut menjadi tolak ukur pemilihan ASN.

“Profil ini yang menjadi fokus untuk mencari ASN sampai tahun 2024,” katanya.

Adapun rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang selama ini dipetakan Kemenpan-RB pada empat periode terakhir, yaitu good governance tahun 2005-2009, reformasi birokrasi tahun 2010-2014, ASN merit system pada 2015-2019, dan world class goverment yang ditargetkan tahun 2020-2024.

Hingga saat ini, sudah 80 persen usulan formasi yang masuk. a�?Sekali lagi, usulan tersebut masih akan diseleksi jabatan formasi mana yang mendukung pemda (pemerintah daerah) tersebut,a�? tutur Setiawan.

Pada penerimaan CPNS 2018 mendatang, KemenPAN-RB akan memfokuskan pada jabatan teknis atau fungsional. Hal tersebut melihat jumlah ASN bidang Administrasi sudah menjadi yang tertinggi dengan persentasi 37,7 persen dari jumlah ASN di Indonesia, sementara tenaga pengajar yakni 37,6 persen. (ili/JPG/r8)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka