Ketik disini

Headline Politika

KTP Dicatut Ali-Sakti, PPS Babakan Tempuh Jalur Hukum

Bagikan

MATARAM– Husin Rosadi tak habis pikir, namanya tiba-tiba ada dalam berkas dukungan Ali-Sakti. Petugas PPS Babakan, Kecamatan Sandubaya itu sama sekali tak pernah didatangi tim sukses bakal calon independen tersebut.

a�?Ini jelas pencatutan nama,a�? katanya protes.

Bermula saat berkas KPU terkait dukungan Ali-Sakti untuk kawasan Babakan dikirim padanya. Dia yang bertugas di kawasan tersebut mendatangi satu demi satu warga yang berkasnya tertera. Namun ia terkejut ketika membuka salah satu berkas yang ternyata berisikan identitas dirinya sendiri.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Akhirnya saya verifikasi diri saya sendiri,a�? katanya.

Secara aturan, petugas PPS memang tak dibolehkan mendukung. Namun tak sebatas membuat berita acara untuk membuat berkas dirinya dicoret dan menjadi tidak memenuhi syarat (TMS), ia berencana membawa proses tersebut lebih lanjut pada ranah hukum.

a�?Saya keberatan,a�? katanya.

Kemarin, ia sudah menceritakan kasusnya pada Panwaslu Kota Mataram. Akhirnya disarankan melapor pada Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Dari sana, kasusnya akan diproses oleh pihak pengawas pemilu, termasuk unsur kepolisian dan kejaksaan yang ada dalan Sentra Gakkumdu itu. Dia berharap pihak yang mencatut namanya segera diproses dan dijatuhi sanksi.

a�?Saya tak tahu siapa yang berbuat, apa instruksi langsung dari Ali-Sakti atau bagaimana saya tak tahu, yang pasti saya keberatan,a�? tegasnya.

Dia siap menjadi saksi. Bahkan Husin mengatakan dirinya tak sendiri. Dari 52 berkas KTP dukungan di Babakan, ia sudah melakukan verifikasi faktual terhadap 30 dukungan. Hasilnya, hanya satu yang mendukung, satu sudah meninggal, dan 28 lainnya tidak mendukung sehingga menjadi TMS. Kesamaannya dengan 28 warga itu adalah sama-sama merasa tak pernah memberi KTP.Tak pernah didatangi tim Ali-Sakti, dan keberatan dengan pencatutan itu.

a�?Saya melapor agar jadi pembelajaran untuk demokrasi kita, masak dari awal sudah main curang begini, saya keberatan dicatut,a�? katanya kembali memberi penegasan.

Sebelumnya Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid mengatakan Sentra Gakkumdu adalah sebuah wadah untuk menangani masalah-masalah terkait pilkada. Ia mempersilakan masyarakat melapor apa saja terkait pemilu yang mereka rasa kurang pas. Nantinya tim yang akan menilai laporan itu dan memprosesnya.

a�?Laporkan saja, jangan ragu, nanti kami tindak lanjuti,a�? sarannya. (yuk/r4/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka