Ketik disini

Headline Metropolis

Cuaca Ekstrem Masih Tiga Hari di Seluruh NTB

Bagikan

PRAYA-Cuaca tidak bersahabat masih akan melanda NTB hingga tiga hari kedepan. Angin kencang disertai hujan ringan, sedang, hingga lebat masih akan terjadi di seluruh wilayah Bumi Gora.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah meminta para nelayan tidak melaut. Sementara para pengendara diingatkan waspada agar karena sewaktu-waktu pohon tumbang.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lombok International Airport (LIA) Kadek Setia Wati pada Lombok Post mengungkapkan, cuaca tidak bersahabat itu telah terjadi semenjak kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Kecepatan angin tadi siang (Rabu, kemarin) mencapai 27 knot atau 50 kilometer per jam,a�? kata Kadek.

Untungnya, terang Kadek angin kencang tersebut tidak lama, hanya beberapa menit saja. Sehingga, tidak sampai mengganggu penerbangan di LIA. Hanya saja, beberapa pohon tumbang di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara, hingga gelombang laut tinggi telah terjadi.

Ia mengatakan, kondisi normal kecepatan angin di areal bandara sendiri mencapai 12 knot. Jika di atas 25 knot, maka persiapan peringatan dini. Itu berlaku, jika angin menerpa dalam waktu lama, puluhan menit atau berjam-jam.

Penyebab terjadinya cuaca seperti itu, tambah Kadek karena adanya tekanan rendah yang memanjang dari perairan Samudera Indonesia, sebelah Barat Daya Pulau Sumatera, Selatan Jawa, Bali, Nusa Tengga, Timor, Laut Arafuru hingga perairan Timur Papua. Akibatnya, terjadi potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah NTB.

Potensi yang terjadi, ungkapnya yaitu hujan sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang pada pagi, siang dan malam hari. Untuk itulah, warga diminta waspada.

Ketinggian ombak pun, diprediksikan akan mencapai 2 meter di perairan NTB. a�?Itu terjadi di perairan Selat Lombok, Selat Alas, utara dan selatan NTB,a�? kata Kadek. (dss/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka