Ketik disini

Metropolis

Perayaan Natal di Kota Mataram Aman dan Damai

Bagikan

MATARAM-Perayaan malam natal di Gereja Katolik St. Maria Immaculata Mataram, berjalan aman, damai, dan khidmat. Ratusan umat nasrani, dapat melaksanakan peribadatan dengan rasa tenang dan tentram.

Lombok Post, memantau langsung prosesi misa natal. Terutama pada malam natal, Minggu 24 Desember 2017.

Di gereja ini, kegiatan misa dilakukan dua kali. Dimulai sekitar pukul 17.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita. “Ini natal yang khidmat,a�? kata Juvensius Goan, salah satu umat nasrani yang menghadiri perayaan malam natal, waktu itu.

Ia tak henti-hentinya bersyukur. Prosesi natal bisa berlangsung dengan damai. Ia bersama ratusan umat nasrani lainnya yang hadir di Gereja Maria Immaculata dapat memanjatkan doa-doa terbaik di hadapan Tuhan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

a�?Semoga kelahiran Tuhan Yesus (natal, Red) menjadi teladan bagi keluarga kristen di manapun berada,a�? imbuhnya.

Selain itu, mengikuti ajaran kristen, terutama dalam misi membawa terang dan kedamaian bagi sesama. a�?Menjadi lilin dimanapun dia berada,a�? kata pengusaha asal Maumere, Flores ini.

Ia juga berharap, suasana damai di malam natal seperti kemarin, bisa terus terwujud ke depannya. Goan juga tak lupa mengucapkan terima kasih pada aparat keamanan baik TNI dan Kepolisian yang telah terjun langsung ikut mengamankan jalannya rangkaian natal.

a�?Terima kasih juga pada toleransi yang tinggi dari masyarakat Kota Mataram,a�? ungkapnya.

Goan menambahkan, persiapannya dan keluarga dalam menyambuat hari raya ini, sudah jauh-jauh hari. Terutama penyiapan pernak-pernik acara, khas waktu natal. a�?Ada pohon natal, kue natal, menghias rumah, dan persiapan bahagia lainnya,a�? ujarnya.

Pria yang kini sudah menjadi warga Kota Mataram ini juga mengaku menyelipkan doa bagi daerah. Terutama Kota Mataram dan NTB.

Jelang tahun politik 2018, ia berharap suasana pesta demokrasi dapat berjalan aman, tertib, dan damai.

a�?Semoga tidak ada SARA dan kita bisa memilih pemimpin yang terbaik bagi daerah,a�? harapnya.

Romo Loren Marino yang memimpin misa malam natal menuturkan, jika tema natal kali ini mengusung harapan agar damai dan sejahtera dapat meliputi hati setiap umat. Umat kristiani juga diminta untuk tidak melupakan pentingnya untuk hidup rukun dan bersatu. “Terutama dalam keluarga,a�? kata Loren.

Ia memastikan peran umat Katolik di Kota Mataram ikut merajut kebersamaan dalam kebinekaan. a�?Demi cita-citan NTB yang bersaing berbudaya dan sejahtera,a�? imbuhnya.

Tibanya tahun politik 2018, juga menjadi bagian dari doa umat Katolik agar daerah tetap aman dan kondusif. Tanpa ada percikan-percikan konflik yang berbau sara.

Ia juga mengupayakan agar umat Katolik, ikut hadir dalam mewujudkan kondusivitas dan keamanan daerah. “Kami juga nanti berencana ingin silaturahmi ke tokoh agama dan pejabat, agar tahun politik dijauhkan dari isu SARA dan kampanye hitam,a�? tegasnya.

Selain itu, ia mengimbau pada seluruh umat Katolik, ikut memerangi bahaya dari informasi sampah atau hoax. Masyarakat Katolik harus bahu membahu dengan masyarakat lainnya, memerangi kejahatan informasi ini.

a�?Masyarat harus bisa berpikir cerdas, tidak mudah terpancing dengan isu yang tak jelas,a�? harapnya.

Susana misa malam natal, di geraja Maria Immaculata dikatakan Loren, semakin padat dibanding tahun lalu. Ia menduga, hal ini tidak lepas dari tingginya animo masyarakat, untuk menghabiskan waktu liburan panjang akhir tahun di Lombok.

a�?Nama Lombok sedang bagus-bagusnya di berbagai daerah. Sebagian besar jemaat adalah wistawan dari Sumatera, Jakarta, Surabaya, dan berbagai tempat lainnya,a�? tandasnya.

Terpisah, di Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Imanuel di jalan Bung Karno, langsung dikunjungi Kapolda NTB, Brigjen Polisi Firli. a�?Saya hadir untuk memberikan ucapan selamat natal pada warga kita yang merayakan natal. Selain itu, kami juga ingin memastikan wilayah di Kota Mataram ini aman dan tenang,a�? kata Firli, Minggu (24/12).

Hadi Utomo salah satu pengurus GPIB Imanuel mewakili ribuan umat kristiani di Kota Mataram bersyukur akan kepeduliaan aparat kepolisian. Dimana, aparat kepolisian telah memberikan rasa aman pada mereka, dalam merayakan misa natal dan natal tahun ini.

a�?Kami bersyukur masyarakat di Kota Mataram ini hidup dalam kedamaian, dan menjaga kami dalam menjalankan natal,a�? tutupnya.

Tema Natal di GPIB adalah menjaga kebaikan dan kedamaian sesama umat beragama, dalam kedamaian keluarga. (zad/cr-tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka