Ketik disini

Headline NASIONAL

Indonesia Mau Saudi Perbaiki Layanan Haji 2018

Bagikan

JAKARTAa��Menag Lukman Hakim Saifuddin baru saja mengakhiri lawatannya di Arab Saudi. Dalam rangkaian kunjungan itu, Lukman membahas peningkatkan layanan haji 2018 nanti. Di antaranya adalah proses imigrasi otoritas Saudi dilakukan sejak jamaah berada di tanah air. Realistiskah?

Secara umum ada empat usulan peningkatakan layanan haji musim depan. Usulan itu disampaikan langsung oleh Lukman kepada Menteri Haji Arab Saudi Mohammad Saleh Bin Taher Banten. Keempat usulan itu terkait jumlah makan di Makkah, layanan imigrasi, sewa pemondokan di Madinah, dan penambahan daya tampung tenda dan sarana toilet di Mina.

Terkait dengan urusan imigrasi Saudi, Lukman berharap bisa dilakukan ketika jamaah berada di Indonesia. Layanan imigrasi untuk jamaah haji oleh otoritas Saudi itu seperti sidik jari, foto diri, scan paspor, dan lain sejensinya. Proses imigrasi itu dilakukan setibanya jamaah di bandara King Abdul Aziz Jeddah atau di bandara Amir Mohammad bin Abdul Aziz Madinah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”1374″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Proses imigrasi itu sering membutuhkan waktu lama. Sehingga jamaah juga sering antre untuk bisa keluar dari bandara. Lukman menjelaskan pemerintah Indonesia sedang mengupayakan melobi pemerintah Saudi, supaya proses imigrasi itu dilakukan di Indonesia. a��a��Agar jamaah tidak terlalu lama menunggu di kedua bandara tersebut,a��a�� katanya di bandara Soekarno-Hatta kemarin (27/12).

Pada musim haji 2017 ini jamaah haji Indonesia mengalami kondisi kurang enak ketika berada di tenda Mina. Di antaranya adalah kapasitasnya yang cukup padat. Selain itu jumlah toiletnya tidak sebanding dengan jamaah. Untuk itu pemerintah Indonesia meminta Saudi untuk meningkatkan daya tampung tenda-tenda di Mina supaya jamaah lebih nyaman.

Pengamat haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dadi Darmadi mengatakan secara umum usulan Menag itu perlu diapresiasi. Sebab mencerminkan masalah yang kerap dikeluhkan jamaah haji saat ini. a��a��Seperti keterlambatan proses imigrasi, kurangnya fasilitas di Mina, serta soal makanan di Makkah,a��a�� tuturnya.

Namun dia meragukan terkait proses imigrasi kedatangan jamaah haji dilakukan di Indonesia. a��a��Apakah mungkin atau realistis bisa diselesaikan di Jakarta,a��a�� tuturnya. Sebab sepengetahuannya urusan imigrasi itu adalah hak prerogatif sebuah negara. Jadi berlaku di teritorial negara tersebut.

Dia lantas mencontohkan apakah pemerintah Indonesia bersedia proses imigrasi kedataan WNA dari Hongkong ke Indonesia, cukup diproses di Hongkong saja. Dia berharap ke depan sebelum menyampaikan usulan perbaikan layanan haji, Kemenag bisa menggali masukan dari beberapa pihak termasuk perguruan tinggi.

Wakil Ketua Komisi VIII Sodik Mudjahid menilai wajar jika Menag Lukman Hakim Saifuddin berharap layanan imigrasi kedatangan jamaah haji bisa dilakukan di Indonesia. Sebab, dia mengakui bahwa urusan proses imigrasi, Saudi saat ini masih lambat. Kemudian sering membuat jamaah kerepotan dan kelelahan.

a��a��Bukti nyata yang saya saksikan sendiri, beberapa jamaah umrah dilayani (imigrasinya, red) di bandara madinah selama 4 jam,a��a�� tuturnya. (wan/JPG/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka