Ketik disini

Metropolis

Ini Tempat Berkumpulnya Lansia

Bagikan

MATARAM-Fisioterapi merupakan proses rehabilitasi seseorang agar terhindar dari cacat fisik. Hal itu dilakukan dengan serangkain penilaian, diagnosis, perlakuan, sampai aktivitas pencegahan.

Di RSUD Kota Mataram, layanan fisioterapi merupakan salah satu layanan yang tak pernah sepi. Meski pun layanannya terbuka sampai malam hari.

Pada sekitar pukul 12.00 Wita kemarin, bangku antrean di ruang Fisioterapi RSUD Kota Mataram masih penuh. Beberapa di antara mereka terlihat sampai tidur di bangku tunggu tersebut.

Ibu Suharti Abdul Hamid salah satunya. Ia terlihat masuk membawa alat bantu berjalan. Usianya sekitar 70an.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Ia mengaku sudah menunggu cukup lama. Ditanya apakah ia mengeluh, ibu Suharti menjawab dengan senyuman. Baginya, menunggu giliran ditangani para petugas di ruangan fisioterapi merupakan kebahagiaan tersendiri. Ia pun segera memasuki ruangan bersekat tabir yang sudah disiapkan.

a�?Pasien fisioterapi sangat banyak. Bisa sampai 200 per hari. Dan hampir 99 persennya merupakan lansia,a�? terang Aka Wijiyansyah Zain, Amd. FT, koordinator fisioterapi RSUD Kota Mataram.

Karena sehari-hari menangani pasien lansia, Aka mengatakan kalau pihaknya punya cara tersendiri untuk membuat pasien merasa nyaman, meski harus menunggu berjam-jam lamanya. a�?Para pasien sudah kita anggap seperti orang tua sendiri,a�? tambahnya.

Membahas tentang rehabilitasi paska kecelakaan, fisioterapi banyak didatangi karena kepercayaan masyarakat pada pengobatan tradisional mulai berkurang. Misalnya saja bapak Musdah yang mengaku baru bisa berjalan setelah merawat diri di Fisioterapi RSUD Kota Mataram.

a�?Sebelumnya saya sudah pijit, tapi tidak mempan,a�? terang lansia yang berusia sekitar 60 tahun tersebut.

Di sampingnya, ibu Suharti sedang mendapat tembakan sinar infra merah ke pergelangan kakinya. Aka mengatakan, kalau terapi yang dilakukan ibu Suharti merupakan terapi untuk pemulihan paska stroke atau lumpuh.

Dipenuhi lansia setiap hari, Aka mengaku kalau ruangan fisioterapi yang dimiliki RSUD Kota Mataram saat ini belum memadai secara kelengkapan ruangan. Begitu juga dengan fasilitas fisioterapi yang dimiliki.

a�?Apalagi yang kita hadapi lansia, tentu butuh tempat yang lebih luas dan nyaman,a�? terang Aka.

Menurut Aka, ruangan yang lebih luas sangat dibutuhkan oleh fisioterapi dan ruangan rehabilitasi medis lainnya. Karena layanan rehabilitasi medis merupakan proses akhir dari hampir semua poli yang ada di rumah sakit. Belum lagi kasus-kasus medis tertentu yang butuh penanganan khusus di rehabilitasi medis.

Yustini Maris, Amd. FT, salah seorang petugas di fisioterapis RSUD Kota Mataram mengatakan, ia sudah terbiasa mengurus pasien yang bejibun setiap harinya. Apalagi mengurus lansia yang terkadang memiliki tingkah laku seperti anak-anak. Menurutnya, di sanalah layanan prima diberikan rumah sakit.

a�?Belum lagi ada yang menangis di ruangan. Itulah sebabnya, kita menekankan pendekatan kekeluargaan dalam melayani pasien,a�? terang Maris.

Sementara itu, mendengar belum maksimalnya fasilitas fisioterafis, dr Emirald Isfihan, Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Kota Mataram mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan rancangan perbaikan fasilitas fisioterapi tersebut. a�?Tidak hanya ruangan, tapi juga fasilitas peralatan medisnya akan kita tambah,a�? janji dr Emirald.

Menurutnya, tingkat pasien per hari yang begitu banyak di fisioterapi memang membutuhkan pelayanan yang juga ekstra. Baik dari perawatan, sampai fasilitas penunjang seperti ruangan dan alat medisnya. Nantinya, pihaknya akan mengusahakan tempat nge-gym dan santai-santai untuk lansia. a�?Apalagi fisioterapi didominasi lansia. Tentu butuh pelayanan ekstra,a�? tutupnya. (tih/r5)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka