Ketik disini

Politika

Baliho Suhaili-Amin Catut Lambang Muhammadiyah

Bagikan

PRAYA– Sebuah baliho Suhaili-Amin memampang logo Muhammadiyah. Baliho yang berada di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah itu memasang logo sejumlah partai, termasuk ormas keagamaan NU dan Muhammadiyah.

Padahal dalam Milad ke-105 Masehi/ 108 Hijriah yang dipusatkan di Mataram, Desember 2017 lalu, ditegaskan Muhammadiyah tidak terlibat politik praktis. Ketua Muhammadiyah NTB H Falahuddin memastikan netralitas Muhammadiyah tak perlu lagi dipertanyakan.

“Muhammadiyah tak boleh dukung mendukung,a�? katanya

Dia menegaskan warga Muhammadiyah sudah mengetahui bahwa secara kelembagaan, Muhammadiyah tidak berpolitik praktis. Hal itu jamak pada berbagai kalangan sejak lama.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

“Warga Muhammadiyah sudah cerdas,” ujarnya kala itu.

Sebagai organisasi Islam tertua di Indonesia yang sudah berusia 105 tahun, netralitas Muhammadiyah adalah termasuk yang paling ketat. Kendati warganya memiliki hak pilih, namun ormas yang satu ini pantang nyemplung langsung ke ranah politik.

Terkait penggunaan lambang organisasi yang kini dipimpin Dr H Haedar Nasir itu, informasi yang Lombok Post himpun, teguran langsung diberikan. Bahkan dibarengi permintaan untuk segera menurunkan baliho yang memuat logo Muhammadiyah itu.

“Sudah kami minta itu segera dilakukan,” kata sumber internal Muhammadiyah NTB.

Terpisah, HM Amin mengatakan dia dan tim belum mengetahui adanya pemasangan logo tanpa izin itu. Namun yang pasti, tak pernah ada instruksi ataupun konfirmasi darinya ataupun HM Suhaili FT sebagai bakal pasangan calon untuk memasangnya.

“Karena yang kami pahami organisasi Muhamadya pasti akan netral,” kata Amin.

Dia menduga ada simpatisan yang secara pribadi memasangnya. Menghindari polemik berkepanjangan, ia berjanji segera mengganti baliho tersebut.

“Insya Allah nanti akan kami minta kepada tim untuk menertibkannya,” kata pria asal Sumbawa itu. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka