Ketik disini

Headline Sumbawa

Pasar Brang Bara Belum Selesai

Bagikan

SUMBAWA– Meski ada penambahan waktu, pengerjan Pasar Brang Bara masih belum selesai. Hingga kemarin, masih ada pekerja yang bekerja untuk menyelesaikan pembangunan di pasar modern tersebut.

Pantauan Radar Sumbawa (Lombok Post Group) di lapangan kemarin, suasana Pasar Brang Bara relatif sepi. Sejumlah pekerja terlihat bekerja di dalam pasar itu. Mereka memasang keramik di meja yang akan menjadi lokasi berjualan para pedagang. Sementara pekerjaan mayor pada pasar tersebut sudah selesai semuanya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pasar Brang Bara, Ridwansyah yang ditemui di lokasi mengatakan, pembangunan Pasar Brang Bara sudah mencapai 97 persen. Data itu tercatat pada tanggal 1 Januari lalu.

”Pengerjaannya pertanggal 1 Januari lalu mencapai 97 pesen. Meliputi semua pekerjaan mayor. Sekarang tersisa tiga persen,” ujar Ridwansyah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”87″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Pekerjaan yang tersisa saat ini adalah penyelesaian keramik, instalasi listrik dan air bersih. Saat ini pekerjaan tersebut sedang dikerjakan. Selain itu, ada juga pekerjaan rabat yang masih belum dikerjakan. Pengerjaan rabatnya dilakukan tepat di pintu masuk bangunan pasar.

Dikatakan, keterlambatan ini karena kurangnya tenaga kerja. Para pekerja libur tahun baru. Sejak tanggal 31 Desember hingga kemarin, belum semua pekerjanya masuk karena sebagian pekerja yang berasal dari luar Kota Sumbawa. Pihaknya juga sudah meminta pelaksana untuk segera menambah pekerja. Ditargetkan pengerjaannya hingga pengerjaan rabat ini akan selesai pada 4 Januari mendatang.

Menurut Ridwansyah, lambatnya pengerjaan ini sudah merupakan keterlambatan. Adapun batas akhir waktunya hingga 10 Januari mendatang. Selama masa keterlambatan ini, pelaksananya juga dikenakan denda sebesar satu per mil.

Anggaran pasar ini tidak akan dikembalikan ke pusat, karena pekerjaannya tetap berjalan. Usai pengerjaan, akan ada masa pemeliharaan selama enam bulan. Selama masa pemeliharaan ini, semuanya masih tanggung jawab pelaksana. Jika memang ada kerusakan, maka pelaksana bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan.

Dihubungi terpisah Ketua TP4D Sumbawa Erwin Indrapraja, mengatakan, sebelumnya Pasar Brang Bara bukan diberi perpanjang waktu. Tapi hanya diberikan penambahan waktu. Penambahan ini bisa diberikan sampai 50 hari. Hanya saja sebelumnya dikatakan perpanjangan waktu.

Dijelaskan, penambahan waktu ini diberikan sampai tanggal 10 Januari. Secara otomatis jatuh temponya sampai tanggal 10 Januari. Apabila pekerjaan tersebut masih tidak bisa diselesaikan, maka anggarannya akan dikembalikan ke pusat.

“Jika sampai tanggal 10 Januari belum selesai maka pembiayaannya akan ditanggung APBD,” ujarnya.

Dikatakan, sementara ini masih diperbolehkan seperti itu dengan perpanjangan 50 hari. Pihaknya mengacu pada perpres yang membolehkan memperpanjang selama 50 hari. Hanya saja permasalahnnya itu pada anggaran. Pembangunan Pasar Brang Bara ini menggunakan dana tugas perbantuan (TP). Jika lebih dari 10 Januari maka dana TP akan dikembalikan ke pusat pada bagian pekerjaan yang belum dikerjakan. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka