Ketik disini

Headline Kriminal

Suami Istri Kompak Jadi Jambret

Bagikan

MATARAM–Terduga penjahat jalanan dengan inisial Ar diringkus tim Resmob Satreskrim Polres Mataram, kemarin (2/1). Pria asal Desa Lembuak, Kecamatan Narmada ini ditangkap di kamar kosnya, usai serangkaian penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

Kasatreskrim Polres Mataram AKP Kiki Firmansyah mengatakan, Ar merupakan pelaku kriminal yang kerap beraksi di jalanan. Dia diduga melakukan pencurian sepeda motor dan penjambretan di tujuh TKP wilayah hukum Polres Mataram.

a�?Ada tujuh laporan polisi. Beberapa diantaranya terjadi di Narmada, ada juga yang di Lombok Tengah,a�? kata Kiki, kemarin (2/1).

Ar diketahui beraksi di medio November dan Desember tahun lalu. Kejahatannya ternyata tidak dilakukan seorang diri. Ar bahkan mengajak serta istrinya dengan inisial Su, untuk melakukan sejumlah kejahatan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kiki mengatakan, untuk aksi curanmor, Su bertugas untuk memantau kondisi lapangan dan mengincar motor mana yang akan diambil. Setelah mendapat kode dari Su, Ar akan menjalankan tugasnya dengan mengambil motor tersebut.

Sementara ketika menjambret, Ar berboncengan dengan Su saat mengincar korban. Ketika korban lengah, Su bertindak selaku eksekutornya. a�?Mereka berboncengan. Kalau jambret istrinya yang ambil,a�? beber Kiki.

Setelah penyelidikan yang dilakukan polisi, mereka mendapatkan titik terang mengenai pelakunya. Hingga sekitar pukul 15.00 Wita, kemarin, petugas langsung melakukan penggerebekan di kosnya Ar.

Mengetahui kedatangan polisi, pelaku memberikan perlawanan. Hal tersebut diantisipasi petugas dengan melumpuhkan Ar. a�?Sempat membahayakan petugas karena melakukan perlawanan. Akhirnya kita lumpuhkan,a�? kata dia.

Dalam penangkapan kemarin, selain Ar, petugas juga menangkap Su. Barang bukti yang diduga hasil kejahatannya, juga diamankan petugas. Yakni, satu unit Honda Beat, Suzuki Shogun, dan Yamaha Jupiter yang diduga hasil curian.

Kiki mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap penangkapan kedua pelaku ini. Dari pengakuan pelaku, sejumlah motor yang dia curi, beberapa diantaranya telah dijual ke sejumlah penadah. Satu unit motor dihargai sekitar Rp 1,5 juta.

a�?Sementara ini masih kita kembangkan,a�? tandas dia.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka