Ketik disini

Headline Politika

PAN Digenggam Ahyar-Mori

Bagikan

MATARAM-Partai Amanat Nasional akhirnya menjatuhkan pilihan pada paket H Ahyar Abduh-Mori Hanafi. Kepastian itu terkonfirmasi melalui salinan SK yang Lombok Post terima.

Ditandatangani langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno surat terkait persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB itu juga dibubuhi materai Rp 6.000,- .

“DPP PAN memberikan persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Barat. Nama calon gubernur H Ahyar Abduh, nama calon wakil gubernur Mori Hanafi,” bunyi salah satu petikan dalam SK tersebut.

Ketua DPD PAN NTB H Muazzim Akbar yang dihubungi Lombok Post kemarin memastikan kalau partainya berlabuh ke Ahyar-Mori. Dia menyebutkan, SK untuk empat daerah yang menggelar pilkada di NTB sudah dikeluarkan. Masing-masing untuk pasangan Fauzan-Sumiatun di Lombok Barat, Warisin-Machsun di Lombok Timur, dan Lutfi-Ferri untuk Kota Bima. Rencananya, pada Sabtu (6/1) mendatang, semua pasangan yang didukung PAN diundang untuk penyerahan SK tersebut.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sementara itu, Suaeb Qury, tim pemenangan Ahyar-Mori menyebutkan bahwa SK tertanggal 27 Desember 2017 itu dijemput langsung Ahyar ke Jakarta bersama Ketua DPD PAN NTB H Muazzim Akbar.

Sementara itu, kepastian dukungan PAN sebenarnya sudah ditegaskan Mori sejak pekan lalu. Ia kala itu meyakini PAN tak akan berpaling kendati belum memberikan SK. “Kan seperti yang kita sampaikan, PAN kami tak ragu,” ujarnya semalam.

Setelah PAN, kini pihaknya tengah menanti kepastian dari PDIP yang diyakini keluar Kamis hari ini atau Jumat besok. Untuk menjemput SK PDIP, rencananya hari ini Mori akan menyusul Ahyar ke Jakarta.A�”Tunggu akan ada kejutan lagi,” ucapnya.

Dengan PAN yang telah memastikan dukungan, plus PDIP dan PKB yang segera menyusul dalam satu dua hari ini, hampir dipastikan tak ada calon kelima yang akan muncul. Karena praktis hanya tersisa Hanura yang sebenarnya sudah memilih Ali-Sakti dan PBB yang mencoba memajukan KH Zulkifli Muhadli.

Jika kondisi ini bertahan hingga masa pendaftaran, nama Kiai Zul dan Prof Farouk Muhammad, dua nama terakhir yang masih coba mengintip peluangnya praktis tertutup. (yuk/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka