Ketik disini

Headline Selong

Luthfi Klaim Kunci Dukungan PKB

Bagikan

SELONG-Dalam konferensi pers deklasari pasangan HM Syamsul Luthfi-H Najamuddin Moestafa (Fiddin) akhir tahun 2017 lalu, pasangan ini yakin bakal didukung oleh koalisi Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). H Najamuddin kepada wartawan membeberkan bahwa SK dukungan PKB akan diserahkan DPP PKB kepada bakal calon tanggal 5 Januari serentak seluruh Indonesia.

“SK PKB sudah final ke Fiddin,” jawab HM Syamsul Luthfi via pesan WhatsApp dikonfirmasi Lombok Post kemarin (5/1) sekitar pukul 19.00 Wita.

Sayangnya, pernyataan berbeda justru disampaikan H Najamuddin Moestafa. “Ini tidak bisa saya jawab. Kalau saya nggak daftar tanggal 10 berarti saya nggak dapat. Nanti dilihat tanggal 10 saja ya,” ujar H Najamuddin kepada Lombok Post via sambungan telepon ditanya mengenai kepastian dukungan PKB.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”85″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Mengingat, kemarin di DPP digelar penyerahan dukungan PKB kepada bakal calon gubernur NTB pasangan Suhaili-Amin. Bersamaan dengan penyerahan dukungan kepada semua bakal calon bupati dan gubernur se-Indonesia.

Hanya saja, kondisi politik yang bersifat dinamis membuat semua bisa terjadi. Sehingga, H Najamuddin memilih untuk mendaftar di hari terakhir tanggal 10 Januari. Meskipun pendaftaran di KPU Lotim mulai dibuka 8 Januari mendatang. “Kami mau daftarnya tanggal 10 meskipun dibuka tanggal 8,” ucap mantan Ketua DPW PKB tersebut.

Disinggung mengenai pernyataannya yang mengaku bakal menerima B1KWK dukungan PKB tanggal 5 Januari saat konferensi pers, Najamuddin memilih berkelit. “Sudah jangan bicara konferensi pers. Ini saya sedang di rumahnya Cak Imin sedang makan bareng. Lihat saja nanti tanggal 10 apakah saya daftar atau tidak,” jawabnya singkat.

Senada dengan itu, Ketua DPC PKB Lombok Timur (Lotim) Abrorni Luthfi juga belum bisa memastikan arah dukungan PKB. Apakah kepada pasangan HM Sukiman Azmy-H Rumaksi (SUKMA) yang sejak awal dikabarkan atau pasangan Fiddin yang notabenenya kader sendiri.

 “Kami juga di DPC belum dapat arahan. Kemungkinan besok (hari ini, Red) keluar kepastiannya. Sebenarnya hari ini, tapi khusus Lotim ditunda,” beber Abror. Ditanya alasan kenapa Lotm ditunda? Abror mengaku tidak tahu alasannya.

Bersamaan dengan H Najamuddin Moestafa, Abror sendiri kemarin mengaku tengah berada di DPP. Untuk memastikan langsung perintah dari DPP kepada dukungan PKB berlabuh menghadapi Pilkada Lotim Juni mendatang. Dukungan PKB menjadi kunci bagi pasangan Fiddin untuk melaju ke bursa persaingan menuju kursi bupati. Lantaran, pasangan ini hanya baru mendapat dukungan Demokrat yang notabenenya memiliki tujuh kursi di dewan. Sementara syarat minimal maju dari jalur Partai Politik minimal sepuluh kursi dukungan Parpol. Sehingga, jika PKB bergabung pasangan Fiddin baru bisa melenggang karena PKB memiliki empat kursi di DPRD Lotim. (ton/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka