Ketik disini

Headline Kriminal

Polres Loteng Bongkar Sindikat Curanmor, Ciduk Delapan Pelaku, Sita 24 Motor

Bagikan

PRAYA-Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penadah, di Lombok Tengah akhirnya terbongkar. Itu setelah, Polres setempat menciduk delapan pelaku, disertai barang bukti 24 unit kendaraan, tanpa nomor polisi.

Delapan pelaku tersebut berinisial SD dan RS, masing-masing umur 21 tahun, SB 25 tahun, RN dan MR masing-masing berusia 17 tahun. Mereka semua berasal dari Desa Beleke, Praya Timur. Kemudian, inisial LI dan MH masing-masing 38 tahun, serta MN 34 tahun warga Desa Mantang dan Desa Tampak Siring, Batukliang.

“Dari sekian banyak pelaku itu, dua di antaranya kakak dan adik. Lalu, satu berstatus abdi negara,” beber Kapolres Loteng AKBP Kholilur Rochman SIK, Sabtu (6/1) lalu dalam jumpa persnya.

Mereka semua, kata Kholilur berhasil diringkus, setelah personel Polres melakukan pengembangan atas penangkapan pelaku sebelumnya. Beberapa di antaranya, dari Lombok Timur dan Lombok Barat. Tempat kejadian perkara (TKP), di Loteng dan Kota Mataram.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Mereka pun, tekannya merupakan sindikat curanmor dan penadah, yang selama ini meresahkan warga Pulau Lombok. Dalam menjalankan aksinya, mereka berbagi tugas, ada yang bagian mengambil. Dengan cara, merusak kunci motor, masuk gerbang rumah hingga parkiran. Kemudian, ada juga bagian menyimpan hingga menyalurkan atau menjual.

Hasilnya, beber orang nomor satu dijajaran Polres Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut, bukannya digunakan untuk kebutuhan hidup keluarga mereka masing-masing. Melainkan, membeli narkoba dan minuman keras. “Ini merupakan fenomena baru, karena mencuri motor untuk gaya hidup,” ujarnya.

Yang paling mirisnya lagi, sesal Kholilur, yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Padahal, yang bersangkutan memiliki gaji cukup, terhormat, dan terpandang. Lagi-lagi, karena faktor gaya hidup, siapa pun itu dan apa pun statusnya, maka cepat atau lambat pasti akan terjerumus.

Ia pun memastikan, terus berupaya melakukan pengembangan kasus. Karena, diduga ada otak di balik sindikat tersebut. Lebih lanjut, pihaknya pun mempersilakan kepada warga yang merasa memiliki kendaraannya untuk melapor.

24 kendaraan yang di maksud meliputi Honda Vario dengan nomor rangka MH1JFH114EK202807 dan nomor mesin JFH1E-1202489. Yamaha Jupiter MX, Noka MH32560059K646916 dan Nosin 2S6-647230. Honda Beat hitam, Noka MH1JF5138CK308397 dan Nosin JF51E-3308700. (Selengkapnya lihat tabel).

“Untuk para pelaku, kami jerat dengan pasal 363 dan 480 KUHP. Kalau anak di bawah umur, kami kenai Undang-undang perlindungan anak,” tambah Kholilur. (dss/r5)

Kendaraan Hasil Curanmor yang Disita Polres Loteng

  1. Honda Vario Noka MH1JFH114EK202807, Nosin JFH1E-1202489.
  2. Yamaha Jupiter MX Noka MH32560059K646916, Nosin 2S6-647230.
  3. Honda Beat hitam, Noka MH1JF5138CK308397, Nosin JF51E-3308700.
  4. Trail mini Honda RFX NokaL08YGCA0XG1000147, Nosin ZS1P44FMC-8GC00147.
  5. Yamaha Vixion Noka MH33C1004BK622878, Nosin 3D1-623987.
  6. Yamaha Aerox Noka MH3SG4610HJ062549, Nosin 63J1E-0089915.
  7. Honda Beat extraid Nosin JFZ2E-1062837.
  8. Honda Scoopy DR 6229 BT.
  9. Yamaha Mio Soul DR 1403 CS.
  10. Honda Supra Noka MH1HB32127K140354.
  11. Yamaha Jupiter MX Noka MH32S60049K538163 dan Nosin 2S6-5383126.
  12. Honda Beat Nosin JFZ1E-1668077.
  13. Yamaha Jupiter MX DR 1462 CI.
  14. Honda Vario DR 3502 TT.
  15. Honda Supta X 125 DK 4068 XU.
  16. Yamaha Jupiter MX DR 3974 TA.
  17. Yamaha Jupiter Noka MH330C0018J036366, Nosin 30C-036372.
  18. Yamaha Jupiter Noka MH330C0018J036366, Nosin 30C-036372.
  19. Honda Beat Noka MH1JF5126BK318772, Nosin JF51E-2303229.
  20. Honda Beat Noka MH1JFM211EK344717, Nosin JFM2E-1344808.
  21. Yamaha RX King DK 6255 KV.
  22. Kawasaki Tracker Noka MH4LX150DFJP11947, Nosin LX1500EPL9209.
  23. Honda Sonix Noka MH1KB11176K049141, Nosin KB11E-1048935.
  24. Kawasaki Ninja Noka MH43F150PDKP87233.

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka