Ketik disini

Kriminal

Penyelundupan Lobster ke Bali Terbongkar

Bagikan

MATARAM-Penyelundupan bibit lobster digagalkan tim gabungan dari Polda NTB dan Balai Karantina Ikan Mataram, Selasa (9/1). Bibit lobster yang berjumlah 7.922 rencananya akan dikirimkan ke Bali melalui jalur darat.

Dari penangkapan tersebut, petugas menahan tujuh orang terduga pelaku. Mereka diamankan dari dua TKP yang berbeda. Pengungkapan pertama, dilakukan di jalur bypass di wilayah Kuripan, Lombok Barat (Lobar).

Ketika itu, petugas mendapat informasi penyelundupan menggunakan mobil Suzuki Ertiga berwarna putih. Setelah melakukan penyelidikan, sekitar pukul 16.30 Wita, tim gabungan melihat mobil tersebut melintas. Saat itu juga, pengendara langsung dihentikan.

Ketika dilakukan penggeledahan, didapati 1900 bibit lobster dalam 19 kantong plastik. Rinciannya, 1700 bibit jenis lobster pasir dan sisanya 200 bibit jenis lobster mutiara. Ribuan lobster itu dibawa terduga pelaku dengan inisial MS, 36 tahun; HI, 29 tahun; SR, 29 tahun; dan SU, 27 tahun.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) AKBP Darsono Setyo Adjie mengatakan, keempat pelaku berasal dari Desa Selong Belanak dan Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng).

”Empat orang yang pertama kita amankan,” kata Darsono, kemarin (10/1).

Penangkapan terhadap terduga penyelundup bibit lobster tidak berhenti. Dari keterangan empat orang itu, disebutkan ada rekan lainnya yang juga akan membawa bibit lobster dari Lombok menuju Bali.

Petugas lantas melakukan pengembangan berdasarkan informasi tersebut. Sekitar pukul 19.00 Wita, satu unit mobil dicegat tim gabungan di Jalan TGH Faisal, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan tiga orang terduga pelaku dengan inisial KA, 30 tahun; NA, 37 tahun; dan NU, 34 tahun. Darsono mengamankan, sama seperti penangkapan pertama, dari mobil ketiga pelaku juga ditemukan bibit lobster.

”Mereka juga membawa bibit lobster,” ujar dia.

Tim gabungan menemukan 3772 bibit lobster di dalam 22 kantong plastik. Selain itu, terdapat juga kardus kecil berisikan 2250 bibit lobster di dalam 10 kantong plastik. ”Total keseluruhan 7922 bibit lobster yang kita amankan,” ungkap Darsono.

Lebih lanjut, Darsono memastikan kedua kelompok tersebut masih dalam satu jaringan. Mereka berniat mengirim ribuan bibit lobster menuju Bali. Caranya, dengan menggunakan jalur ekspedisi dari Lombok ke Denpasar.

Ditambahkannya, pengiriman yang dilakukan tujuh terduga pelaku bisa disebut sebagai modus baru. Sebab, beberapa pengungkapan penyelundupan bibit lobster, biasanya didapatkan di bandara.

”Selama ini lewat jalur udara. Mungkin karena banyak yang gagal, jadi berpindah ke jalur darat,” kata dia.

Mengenai kemungkinan bibit lobster dikirim ke luar negeri, Darsono tak menampiknya. Meski pengakuan pelaku menyebut bibit lobster tersebut hanya akan dikirim ke Bali saja. Dari upaya penyelundupan itu, negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp 660 juta.

”Kalau pelaku mengaku hanya ke Bali. Tapi bisa saja dari sana terbang menuju luar negeri, jadi akan kita kembangkan lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Ikan Mataram Muhlin mengatakan, bibit lobster itu telah akan dilepasliarkan di Lombok Barat (Lobar). ”Biar tetap hidup dan lestari,” kata dia singkat.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka