Ketik disini

Metropolis

PKL Minta Revitalisasi Eks Pelabuhan Ampenan Segera Dituntaskan

Bagikan

MATARAM-Proyek revitalisasi kawasan eks Pelabuhan Ampenan segera rampung. Sebagian pedagang kaki lima (PKL) bahkan sudah menaruh barang dagangannya di atas bangunan yang dibuat menghadap ke pantai Ampenan itu.

“Saya di belakang saja,” kata Nurhasanah salah satu PKL yang ditemui Lombok Post, kemarin (10/1).

Alasan Nur memilih berjualan di belakang karena kondisi lapak yang dibangun menghadap pantai, terlau sempit. Bahkan terlihat berantakan. Kursi dan meja tidak tertata dengan baik. “Masih berantakan di sana. Di sini saja, nanti kalau di sana, tidak ada orang yang mau belanja,” kilahnya.

Meski begitu, Nur berharap agar pemerintah segera merampungkan bangunan itu, agar aktivitasnya berjualan tidak terganggu. “Selama (revitalisasi) ini, pendapatan kami sangat menurun,” tutupnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, H Mahmuddin Tura mengatakan, akan mempercepat finishing pada bangunan PKL. Tinggal pemasangan keramik saja,” kata Tura.

Dana pemasangan dan pembelian kermaik sudah siap. Anggarannya, kata Tura, Rp 200 juta. “Untuk lesehan yang menghadap pantai, akan kami lanjutkan hingga ke bagian utara ikon selamat datang di Pantai Ampenan. Akan kami usahakan dalam waktu tiga bulan ini bisa tuntas,” ucapnya.

Sedangkan masalah penempatan PKL, itu akan menjadi tugas Dinas Perdagangan. “Sudah bisa digunakan kok. Nanti Camat, Disdag, dan kelompok masyarakat setempat yang menata PKL di sana,” tutupnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, pengelolaan Eks Pelabuhan Ampenan akan diserahkan ke kelompok masyarakat di sekitar lokasi itu. “Namanya lembaga Baloq Tuan,” kata Mohan, kemarin (10/1). (cr-tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka