Ketik disini

Headline Kriminal

TKI Bawa 1,4 Kilo Sabu dari Malaysia

Bagikan

MATARAM-Terduga kurir narkotika jenis sabu dengan inisial MN, 45 tahun, tertangkap Petugas Bea Cukai Mataram di Lombok International Airport (LIA). Pria asal Madura tersebut kedapatan membawa sabu seberat 1.415,05 gram dari Malaysia.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda NTB Kombes Pol Yus Fadillah mengatakan, MN ditangkap akhir Desember 2017. Setelah tertangkap petugas bea cukai, perkara tersebut dilimpahkan ke Polda NTB untuk pendalaman.

”Ditangkap Bea Cukai kemudian diserahkan ke sini untuk pengembangan,” kata Yus, kemarin (10/1).

Sabu yang diduga milik MN itu ditempatkan di dalam koper miliknya. Petugas awalnya mencurigai MN karena koper yang dia bawa ternyata kosong. Tampilan mesin X-Ray bahkan menunjukkan adanya benda yang seperti sengaja disembunyikan di dalam koper.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dari sana, petugas membongkar koper. Hasilnya, satu bungkus besar berisi Kristal putih ditemukan Bea Cukai. Dari hasil pengujian menggunakan Narcotics Identification Kit (KIT) Kristal putih tersebut ternyata narkotika jenis sabu.

”Dia taruh di dalam kopernya,” jelas dia.

Setelah pelimpahan dari Bea Cukai, kepolisian langsung melakukan pengembangan. Dari pengakuan pelaku, barang haram tersebut rencananya akan diambil seseorang di wilayah Narmada, Lombok Barat (Lobar).

Hanya saja, orang yang diincar tak kunjung muncul. Begitu juga saat penelusuran sejumlah nomor yang ada di handphone MN. Kata Yus, salah satu nomor handphone terindikasi menjadi pemesan atau orang yang menyuruh pelaku.

”Kita telusuri juga nomor handphone. Posisinya di Jakarta. Itu masih kita kembangkan,” ungkap dia.

Mengenai peran MN, yang bersangkutan diduga kuat sebagai kurir sabu internasional. Hanya saja, dari pengakuan MN, dia baru kali ini mengantar sabu tersebut. ”Pelaku ini TKI. Jadi sabu dititipkan ketika dia pulang. Apakah itu memang kerjaannya atau gimana, kita dalami lagi,” kata Yus.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Mataram Muhammad Budi Iswantoro mengatakan, pelaku menyembunyikan sabu di bagian belakang koper. Meski lolos dari bandara Malaysia, sabu tersebut berhasil digagalkan petugas ketika berada di bandara Lombok.

”Dia selipkan di belakang koper,” ujar dia.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB AKBP Cheppy Ahmad Hidayat mengatakan, nilai sabu yang diamankan sekitar Rp 3 miliar. Sabu itu kini menjadi barang bukti dalam perbuatan pidana dari MN.

”Nilainya miliaran rupiah, kalau kita kalkulasikan bisa mencapai Rp 3 miliar,” kata Cheppy.

Menurut keterangan pelaku, kata Cheppy, MN sebenarnya hendak pulang ke Madura. Tetapi dua hari sebelum kepulangannya, dia diajak rekannya, yang diduga sebagai bandar sabu.

Nah, oleh temannya, MN dibelikan tiket menuju Lombok, bukan ke Surabaya. Koper yang dia bawa juga, diakui pelaku dibelikan oleh temannya.

”Tiketnya itu dibelikan. Dia kira ke Surabaya, karena MN ini asal Madura, ternyata tiket untuk tujuan Lombok,” tandas Cheppy.

Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti narkotika seberat 1,415 gram, satu unit handphone, satu boarding pass air asia, dan satu surat perjalanan Laksana Paspor (SPLP). (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka