Ketik disini

Kriminal

Kabur Dari Tahanan, MR Nyolong Lagi

Bagikan

MATARAMa��Karena kecanduan A�bermain game online, tiga remaja membobol rumah Irma di Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Saat itu, mereka mengambil peralatan tukang dan sepeda yang tersimpan di dalam rumah.

Kapolsek Ampenan Kompol I Wayan Suteja mengatakan, dari tiga remaja yang beraksi, jajarannya berhasil menangkap dua terduga pelaku. Remaja terakhir yang diamankan berinisial MR, 16 tahun. Sementara, satu pelaku lain yang lebih dulu tertangkap, saat ini tengah menjalani hukuman.

“Tiga orang yang kita duga pelaku. Dia sudah diamankan, satu orang masih buron,” kata Suteja, kemarin (31/1).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Penangkapan MR berkat pengembangan rekannya yang lebih dulu diamankan. Terduga pelaku kedua ini ditangkap di rumahnya sendiri, Lingkungan Jempong Barat, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela.

Kapolsek mengatakan, MR tidak melakukan perlawanan ketika dijemput tim opsnal Polsek Ampenan, akhir pekan lalu. Setelah mengamankan yang bersangkutan, petugas juga menyita barang bukti, diduga hasil pencurian. Antara lain, satu unit bor, satu mesin ketam listrik, sepeda, wireless, gitar, dan speaker aktif.

“Barang-barang itu diambil dari rumah korban,” ujarnya.

Ketika beraksi, pelaku memanjat tembok belakang rumah korban. Mereka masuk ke dalam rumah, setelah merusak fiber yang menutupi jendela. Setelah berada di dalam, pelaku mengambil barang yang kini menjadi alat bukti kejahatan mereka.

Suteja mengatakan, perbuatan pelaku terjadi sekitar pukul 15.15 Wita. Mereka menyatroni rumah Irma, ketika yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Lebih lanjut, disinggung mengenai motif pencurian ini, berdasarkan keterangan pelaku, didorong keinginan untuk bermain game online. Kata Suteja, barang yang diambil ketiga pelaku, beberapa diantaranya telah dijual, sekitar Rp 100 ribu.

Uang hasil penjualan barang curian itu, sambung Suteja, digunakan pelaku untuk bermain game online. “Sebagian dipakai beli makan. Tapi, lebih banyak digunakan untuk main game,” kata dia.

Sebelum kejahatan ini, MR rupanya pernah diamankan jajaran Polres Lombok Barat (Lobar). Tindak pidana yang dia lakukan saat itu, yakni menjambret di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram.A�Setelah ditangkap, MR ditahan A�di Panti Sosial Paramita. Bukannya menjalani pembinaan dengan baik, pelaku justru kabur.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka