Ketik disini

Metropolis

Harga Beras Naik Rp 500 Per Kilogram

Bagikan

MATARAM-Harga beras terpantau naik. Sejak Selasa (30/1) lalu, sudah menyentuh Rp 9 ribu per kilogram (Kg).

Belum diketahui apa penyebab kenaikan harga beras. Tapi jika mengingat beberapa minggu kemarin, persoalan kenaikan harga beras sempat jadi isu nasional. “Ya namanya hujan terus,a�? kata Kepala Pasar Kebon Roek Mustakim.

Ia menduga, hujan beberapa hari ini telah berdampak pada suplai beras yang masuk ke pasar induk. Sehingga secara tidak langsung berakibat pada kenaikan harga beras di sana.

Bahkan tidak hanya harga beras, ada perubahan harga juga untuk kebutuhan bahan pokok yang lain. “Yang lain juga naik, seperti cabai merah besar dan keriting,a�? jelasnya.

Harga beras ini terpantau naik sejak Selasa (30/1) kemarin. Sebelumnya, saat isu kenaikan harga beras ramai dibicarakan di tingkat nasional, harga beras di dua pasar induk Kota Mataram, tak terpengaruh. Kisaran harga saat itu untuk beras medium Rp 8.500/Kg.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Dengan kata lain, ada kenaikan cepat di Selasa itu, hingga akhirnya menyentuh harga Rp 9 ribu/Kg. Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Lalu Alwan Basri mengatakan, belum mengetahui secara persis apa penyebab kenaikan harga ini. “Belum, tapi kenaikan ini pasti akan jadi perhatian semua pihak,a�? kata Alwan.

Ia menduga, kenaikan ini tidak lebih dari aksi cari untung di tingkat pengecer. Mengingat situasi cuaca saat ini belum sepenuhnya membaik. a�?Saya rasa kenaikan ini bukan di tingkat distributor, karena Bulog sudah ada di situ,a�? tegasnya.

Ia melihat kenaikan Rp 500 ini masih wajar. Belum melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah pusat yakni Rp 9.200/Kg. Walau begitu ia meyakinkan, harga ini terus dipantau semua lintas yang mengawasi persolan pangan dalam negeri.

a�?Ada Bulog, Dinas Perdagangan Kota dan Provinsi, Satgas Pangan, semua pasti pantau kenaikan yang terjadi, kalau ada apa-apa langsung ditanya apa penyebabnya,a�? jelasnya.

Alwan meyakinkan, naiknya harga beras medium ini tidak akan sampai dibiarkan melewati HET. Selama ini pasar di Kota Mataram, dijadikan pasar induk oleh berbagai daerah di NTB. Sehingga jika ada kenaikan selalu jadi barometer harga di NTB.

“Kalau kenaikanya dari Rp 9 ribu/kg jadi Rp 11 ribu/Kg, baru kita panik, jadi kalau sekarang masyarakat jangan resah dan gelisah lah,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka