Ketik disini

Politika

Atur Siasat, Zul dan Rohmi Bagi Diri

Bagikan

MATARAM- Pasangan Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah mengintensifkan aksi gerilya. Keduanya membagi diri menjadi dua tim besar untuk blusukan ke berbagai penjuru NTB.

“Zul bergerak, Rohmi bergerak,” kata Ketua DPD Demokrat NTB TGH Mahally Fikri, kemarin.

Salah satu contoh pembagian paling sederhana, Zul banyak bergerak di Sumbawa, dan Rohmi banyak bergerak di Lombok. Pola itu diyakininya mulai menunjukkan hasil. Kalkulasinya, di Sumbawa Zul-Rohmi akan menang telak.

“Prediksi kami 75 persen,” kata Mahally.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Wakil Ketua DPRD NTB itu mengatakan, pola pembagian tugas lain juga dilakukan. Rohmi masuk ke kantong-kantong suara NW dan Demokrat, Zul pada basis PKS. Selain itu, Rohmi juga mengejar pemilih perempuan. Rohmi yang satu-satunya kandidat perempuan diyakini akan mampu menggaet maksimal potensi pemilih kaum hawa.

“Kalau Zul dimaksimalkan juga di pemilih rasional,” ujarnya.

Mahally mencontohkan cara pembagian kerja Zul dan Rohmi. Misalnya, hari ini rencananya Zul akan berkeliling banyak titik di Mataram. Penduduk yang heterogen diyakini akan mampu maksimal diraup. Sedangkan Rohmi di hari yang sama blusukan ke kantong-kantong suara di Lombok Barat.

“Menang sudah ini,” politisi Demokrat lain, HMNS Kasdiono menimpali.

Terkait tiga daerah di Lombok yang diklaim lawan sudah dikuasai, Mahally tak menampiknya. Baginya wajar TGH Ahyar Abduh yang Wali Kota Mataram kuat di daerahnya. Wajar pula HM Suhaili FT yang Bupati Lombok Tengah kuat di daerah yang dipimpinnya. Demikian juga dengan HM Ali BD di Lombok Timur (Lotim).

“Tapi ingat, pemilihan masih lama,” kata Mahally.

Data terbatu yang dikantonginya, di Lotim saja, Zul-Rohmi sudah menempel ketat Ali, si penguasa wilayah. Sehingga baginya, kendati tetap tak menjadi jawara, posisi dua dengan menempel ketat adalah capaian baik.

“Ada gray area yang akan kami menangi seperti di Lombok Barat dan Lombok Utara,”ujarnya percaya diri.

Dia dua daerah itu, Mahally optimis bisa maksimal. Lombok Utara adalah basisnya karena bupati yang merupakan kader Demokrat sekaligus NW. Sementara di Lobar yang menjadi daerah tak bertuan, ia yakin ada potensi lumbung suara maksimal.

“Kami sangat optimis,” pungkasnya. (yuk/cr-eya/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka