Ketik disini

Kriminal

Tabrak Korban, Jambret Dibedil Polisi

Bagikan

MATARAM-Pria dengan inisial DA, 24 tahun, ditembak polisi. Pemuda asalA� Sekarbela ini mencoba kabur ketika hendak ditangkap usai diduga menjambret di Jalan Panji Masyarakat, Kelurahan Kekalik Jaya , Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Sabtu (3/2).

Kapolres Mataram AKBP Muhammad mengatakan, selain DA, polisi masih melakukan pengejaran terhadap rekannya. Dari hasil penyelidikan, yang bersangkutan melakukan aksinya bersama AD (inisial, Red). “Baru tangkap satu. Rekannya masih kita buru, tapi sudah masuk dalam daftar pencarian orang,” kata Muhammad, Sabtu (3/2).

Aksi jambret yang dilakukan pelaku, terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, Jumat (2/2). Mereka membuntuti korban dengan menggunakan motor. Ketika tiba di TKP, pelaku memepet korban dan sebelah kanan dan mengambil hanphone yang ditaruh di kantong motor.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

Sadar telah menjadi korban jambret, korban langsung mengejar pelaku. Mereka bahkan berhasil memojokkan pelaku hingga ke jalan buntu. Bukannya menyerah, pelaku malah berbuat nekat. DA yang menjadi joki aksi jambret itu malah menabrak korban hingga terjatuh.

Akibat perbuatan pelaku, korban menderita luka robek di pelipis serta lecet di bagian lengan kiri. Handphone merek oppo neo 7 juga dibawa kabur pelaku.

a�?Korban langsung melapor dan kita selidiki saat itu juga,a�? ujar Muhammad.

Tim Resmob 701 Satreskrim Polres Mataram lantas melakukan cek TKP dan menginterogasi saksi. Hingga diperoleh keterangan identitas pelaku dan kendaraan yang digunakan ketika menjambret.

Dari pengecekan nomor pelat motor tersebut, petugas mendapat identitas pemilik kendaraan. Saat itu juga, buser bergerak menuju Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, untuk melakukan penggerebekan.

Dugaan petugas semakin kuat setelah melihat motor Yamaha Mio dengan pelat nomor DR 3506 DZ terparkir di halaman rumah. Namun, pelaku mengetahui kedatangan petugas. DA sempat kabur dengan cara melompati jendela kamar. Peringatan yang diberikan petugas, juga tidak digubrisnya.

a�?Sudah kabur, tapi berhasil dilumpuhkan petugas,a�? kata Muhammad.

Setelah menangkap DA, petugas menggeledah kamar pelaku. Satu barang bukti lain, yakni jaket berwarna biru bertuliskan a�?Nuflaga�� ditemukan tim buser. Sesuai dengan keterangan korban, jaket tersebut digunakan pelaku saat beraksi.

Lebih lanjut, kata Muhammad, dari pengakuan pelaku, handphone curian di bawa rekannya AD yang tinggal di wilayah Punia, Kota Mataram. Sayangnya, ketika dilakukan penggerebekan di lokasi kedua, petugas tidak menemukan keberadaan AD.

a�?Pelaku AD tidak ada di rumah pas kita gerebek. Tapi, kita kejar terus sampai dapat,a�? pungkas Muhammad.(dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka