Ketik disini

Metropolis

A Time For Relaxation!

Bagikan

MATARAM-Teknologi sudah melesat cepat. Inovasi teknologi kabarnya, lahir dalam setiap menit. Tapi hanya beberapa inovasi yang akhirnya diproduksi secara massal. Alasannya karena dinilai akan sangat bermanfaat, membantu kehidupan manusia di planet bumi.

Alasan lain, tentu saja produk itu diyakini dapat respons baik dari sisi komersil. Karena itu berbagai perusahaan teknologi akhirnya mau jor-joran menguras modal. Memproduksi dalam sekala besar produk tersebut.

a�?Orang kota sangat sibuk, mereka hampir tak punya waktu yang konsisten untuk bersantai atau sekedar meregangkan otot,a�? kata Saleh, Sales Marketing I-Chiro New stream Advance, Lombok Epicentrum Mall.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Nyaris tak ada waktu senggang. Dari sejak membuka mata sampai terlelap selalu diburu oleh kesibukan. Bahkan acap kali banyak yang akhirnya tak bisa tidur nyenyak karena persoalan menghantui hingga di alam mimpi. a�?Kebayang bagaimana menderitanya bukan?a�? ujarnya.

Persaingan telah membuat hidup warga kota rumit dan melelahkan. Motivasi tinggi, ingin selalu berprestasi dalam bidang masing-masing, justru telah membuat mereka tersandera dari segi pikiran dan tenaga.

a�?Kompetisi tentu bagus, tapi jangan sampai lupa kesehatan dan kebugaran tubuh, sediakan waktu 2-3 jam untuk relaksasi pikiran,a�? sarannya.

Relaksasi bisa dengan jalan-jalan, olah raga, atau duduk istirahat. Kombinasikan sesuai kebutuhan. Jika waktu duduk lebih lama, maka relaksasi bisa dilakukan dengan memperbanyak jalan-jalan. Sebaliknya, jika lebih sering berada di atas kendaraan atau segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas fisik, maka perbanyaklah duduk, istirahat, atau tidur.

a�?Relaksasi sebenarnya tujuannya untuk penyeimbangan diri, jangan sampai hanya melakukan pekerjaan yang monoton,a�? terangnya.

Tapi pada umumnya, masyarakat Indonesia punya kebiasaan relaksasi dengan cara pijat. Teknik melonggarkan ketegangan otot dengan bantuan ahlinya ini cukup digemari di Indoesia. Tak terkecuali di Kota Mataram. a�?Pijitan itu mampu menghadirkan rasa nyaman, rileks, dan santai,a�? terangnya.

Bahkan sebuah pijatan yang benar dapat dengan mudah menghadirkan kesembuhan bagi seseorang. Hal ini karena pada saat dipijat seseorang berada pada posisi badan yang sedang istirahat. Sedangkan aktivitas peregangan dibantu oleh tenaga orang lain.

a�?Tak hanya di kampung, tapi juga di kota orang masih sangat senang dengan pijatan,a�? jelasnya.

Tapi kembali lagi pada persoalan waktu. Di mana orang-orang kota dengan aktivitas yang sangat padat kesulitan mengatur jadwal hanya pergi ke tukang urut. Karena itu Saleh merasa wajar, jika alat-alat kesehatan modern saat ini mulai banyak diburu. a�?Salah satunya ya teknologi kursi pijat ini,a�? ujarnya.

Saleh menuturkan, minat masyarakat kota membeli teknologi alat pijat itu sangat tinggi. Tidak sedikit yang akhirnya saat ini tak hanya sekedar membeli untuk direntalkan. Tapi sebagai koleksi pribadi untuk diletakan di tempat duduk atau di dalam mobil.

a�?Satu-satunya kesempatan istirahat di tengah padatnya aktivitas warga kota, ya di dalam mobil,a�? jelasnya.

Hedy Utomo, salah satu pengusaha yang mengunjungi toko alat kesehatan produk Advance di LEM mengaku sangat tertarik mengoleksi teknologi alat pijit itu. Menurutnya, hasilnya tak jauh beda dengan kemampuan seorang tukang pijat.

a�?Saya pernah mencoba punya teman, ia taruh di sofa mobil, kok rasanya enak. Jadi pengen punya,a�? jelas Hedy.

Tuntutan persaingan di kota, saat ini menurutnya sudah mengarah pada pemanfatan waktu sekecil apa pun. Lalu mengisinya dengan hal-hal yang produktif. a�?Alat pijit semacam ini juga saya rasa sangat efektif untuk membuat, perjalanan tak hanya sia-sia dengan mengendara, tapi bisa sekalian pijit,a�? celetuknya.

Menurutnya, teknologi pijit ini sangat tepat guna. Membantu pengemudi agar tetap terjaga. Jika hanya duduk nyetir saja seseorang bisa sewaktu-waktu diserang kantuk karena lelah. Hingga dapat mengancam keselamatan jiwanya.

a�?Tapi kalau alat ini di punggung, kita tetap terjaga karena terus diurut. Yah, a time for relaxation,a�? ujarnya sembari mengutip tagline produk kesehatan milik advance itu. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka