Ketik disini

Kriminal

Buronan Pengemplang Pajak Ditangkap

Bagikan

MATARAM-Buronan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Christin Marliana diamankan di Surabaya. Direktur UD Jaya Raya ini menjadi incaran petugas setelah namanya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), usai putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Penangkapan itu dilakukan tim gabungan dari Intel Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. Marliana diamankan di perumahan Citraland, sekitar pukul 09.00 Wita, kemarin (7/2).

a�?Ini sedang dilakukan penjemputan, tim dari Kejati NTB dan Kejari Sumbawa,a�? kata Kasi Penkum Kejati NTB Dedi Irawan, kemarin.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”128″ order=”desc”]

Dalam putusan kasasi itu, Marliana terbukti memberikan keterangan palsu sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara. Caranya, dia menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) Masa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang isinya tidak benar.

Perbuatannya dilakukan dalam rentang masa pajak Januari 2007 hingga Desember 2010. Kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatannya mencapai sekitar Rp 8.422.000.000.

a�?Dia selaku pengusaha kena pajak. Tapi, dengan sengaja menyampaikan surat pemberitahuan atau keterangan yang isinya tidak lengkap atau tidak benar. Itu akhirnya menimbulkan kerugian pada pendapatan negara,a�? beber Dedi.

Di perkara ini, Marliana dijerat dengan Pasal 39 ayat 1 huruf c Undang-undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Dakwaan itu juga dijunctokan pada Pasal 39 ayat 1 huruf d Undang-undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang perubahan keempat atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.

Dalam putusan kasasi yang dikeluarkan MA November 2015, Marliana terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyampaikan SPT yang tidak benar. Dia juga diputus dengan pidana penjara selama dua tahun.

Bukan itu saja, Direktur UD Jaya Raya di Kelurahan Brang Biji, Sumbawa ini dikenakan pidana denda. Hakim menjatuhkan denda dua kali lipat dari jumlah kewajiban pajak yang harus dibayar Marliana, yakni sebesar Rp 16.845.085.600.

Jika denda belasan miliar rupiah itu tidak dibayar, Marliana harus menggantinya dengan pidana penjara selama 8 bulan. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka