Ketik disini

Metropolis

Penggunanya juga Harus Ditangkap! Bayu Telusuri Praktik Prostitusi Online

Bagikan

MATARAM-Perkembangan teknologi tidak hanya digunakan untuk kegiatan positif. Salah satu pemanfaatan teknologi yang negatif adalah untuk aktivitas prostitusi.A� Kini prostitusi online pun kian marak

Maraknya aktivitas tersebut membuat Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Mataram Bayu Pancapati mencoba menelusuri perkembangan prostitusi online tersebut. Salah satunya dengan melakukan chatting pada sejumlah akun yang disinyalir sebagai pekerja seks komersial (PSK).

a�?Beberapa waktu yang lalu saya turun untuk mencari tahu kebenarannya. Dari 10 sampel yang saya temui, hanya dua yang merupakan PSK sisanya hanya penipuan,a�? kata Bayu pada Lombok Post, kemarin (7/2).

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Menurutnya, aktivitas PSK melalui online memang mulai marak beberapa tahun belakangan ini. Namun tidak banyak yang tahu, jika akun-akun perempuan yang disinyalir sebagai PSK adalah milik oknum-oknum penipu yang hanya ingin meraup uang melalui chatting palsu.

a�?Kalau hanya bermodal chatting di online, susah bisa tahu apakah itu penipuan atau tidak. Tapi untuk membuktikan itu semua, saya turun ke sejumlah titik,a�? tuturnya.

Untuk turun ke lapangan, Bayu mengaku menggunakan dana pribadinya sebesar Rp 8 juta. a�?Hati-hati banyak modus penipuan yang menggunakan foto-foto wanita cantik. Bagi para pria berhidung belang jangan mudah terpancing,a�? katanya sambil tertawa.

Mantan Kabid Trantibum Pol PP Kota Mataram itu menilai, hampir sebagian besar kegiatan transaksi prostitusi yang ada di Kota Mataram adalah penipuan. Karena, foto-foto yang digunakan sebagai profil adalah milik wanita lain yang didapatkannya secara acak di internet.

a�?Kalau modusnya minta pembayaran di muka, itu pasti penipuan. Tapi kalau di ajak ketemu langsung itu asli,a�? ungkapnya pada koran ini.

Sejumlah hotel juga mengaku terganggu dengan ular para oknum tersebut. Karena, oknum itu kerap menggunakan sejumlah hotel untuk proses transaksi untuk melakukan penipuan berkedok pemesanan PSK.

a�?Kata resepsionis di salah satu hotel, penipuan itu sudah biasa. Apalagi dengan embel-embel mengambil voucher di resepsionis, penipuan itu,a�? tegas Bayu.

Terkait hal tersebut, Bayu mengaku akan terus turun ke lapangan untuk memberantas aktivitas prostitusi yang ada di jalanan maupun menggunakan aplikasi online. a�?Pastinya akan terus kami tindak lanjuti, mulai dari PKL, miras, maupun prostitusi,a�? tutupnya.

Sebelumnya Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Fuad Sofian Bamasaq mengapresiasi kerja Bayu karena berhasil menangkap sejumlah PSK. a�?Kami apresiasi baik, mereka memang harus di tertibkan,a�? kata Fuad saat ditemui koran di ruang kerjanya, beberapa waktu yang lalu.

Ke depan, Fuad berharap agar para oknum yang menggunakan jasa PSK juga harus ditertibkan dan ditangkap. “Jangan hanya pekerjanya saja yang ditangkap, pengguna juga,a�? pungkasnya. (tea/r7)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka