Ketik disini

Headline Opini

TGB dan Masa Depan Indonesia Gemilang

Bagikan
Oleh: Abdurrahman, S.Pd.I
(Aktivis HIMMAH NW / Pengurus Wilayah Pemuda NW NTB)
****
Pemuda merupakan bagian terpenting dari perjalanan sejarah sebuah bangsa, tidak terkecuali bangsa indonesia. Bahkan kemerdekaan indonesia mustahil terwujud tampa campur tangan dari para pemuda. Sejarah telah mencatat bagaimana seorang Dr. Sutomo atau lebih dikenal dengan sebutan Bung Tomo di usia 25 tahun, pada tanggal 10 November 1945 mampu membakar semangat para pemuda untuk mengusir pasukan penjajah di Kota Surabaya. Itulah pemuda yang di zaman apapun ia selalu muncul sebagai tokoh penggerak dan perubahan. Setiap zaman pasti ada orangnya dan setiap orang ada zamannya namun tidak untuk pemuda, sebab pemuda selalu muncul dan tampil di zaman apapun. Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan: a�?the youth of today are the leaders of tomorrowa�? Pemuda hari ini merupakan para pemimpin di masa depan. Ungkapan ini merupakan pengakuan dari seorang pemimpin besar dunia bahwa di tangan pemudalah kemajuan peradaban sebuah bangsa itu akan tercapai.
Dari generasi ke generasi indonesia telah banyak melahirkan para pemimpin-pemimpin muda yang selalu hadir membawa perubahan dan menjadi tumpuan harapan masa depan indonesia. Kini Indonesia memiliki sosok gubernur muda yang berprestasi, Tuan Guru Bajang (TGB) yang tampil sebagai contoh dan teladan dalam memberikan gebrakan dan perubahan bagi daerahnya dan indonesia pada umumnya. Bajang dalam bahasa Sasak Lombok berarti Muda, sehingga sebutan TGB merupakan gelar yang disematkan kepada seorang tokoh ulama yang masih berumur muda. Sama halnya dengan sebutan Kiyai di Jawa atau Buya di Sumatera barat. Pada tanggal 17 September 2008 Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi, MA di lantik sebagai gubernur NTB. Beliau terpilih menjadi gubernur di usia 36 tahun dan oleh Rekor Dunia Indonesia (MURI) memberikan penghargaan sebagai gubernur paling muda di indonesia saat itu. Beliau merupakan satu-satunya gubernur di indonesia yang sekaligus ulama yang hafal Al-Quran dengan terjemahan dan tafsirnya. Gelar Doktornya didapatkan dari Universitas Al-Azhar Kairo Mesir dengan predikat Summa Cumlaude dalam bidang tafsir. Beliau di kenal dengan pemimpin yang santun dan penuh dengan keteladanan dan prestasi yang hebat selama memimpin NTB, sehingga wajar masyarakat NTB memilihnya sebagai gubernur selama dua periode. Dibawah kepemimpinannya NTB berhasil meraih penghargaan dari dunia internasional di bidang Pariwisata Halal pada kategori The World Best Halal Tourism Destinatioan dan The World Best Honeymoon Desnation. Dalam bidang pembangunan beliau membawa NTB meraih MDGs Award 6 tahun berturut-turut sejak tahun 2011 hingga 2016. Dalam bidang ekonomi di bawah kepemimpinan TGB, NTB merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi se-indonesia karena berhasil menurunkan angka kemiskinan rata-rata sebesar 1 persen per-tahun. Beliau juga dikenal sebagai gubernur yang memiliki integritas sehingga dalam laporan keuangan provinsi NTB dalam lima tahun berturut-turut meraih penghargaan Wajar Tampa Pengecualiaan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). 18 Desember 2017 yang lalu oleh Menteri Dalam Negeri Tjahya Kumolo menganugerahkan gelar Leadership Award kepada beliau sebagai gubernur terbaik bersama empat gubernur lainnya Ahmad Heryawan gubernur Jawa Barat, Soekarwo gubernur Jawa Timur, Syahrul Yasin Limpo gubernur Sulawesi Selatan dan Irwan Prayitno gubernur Sumatera Barat. Dengan berbagai prestasi yang beliau peroleh sebagai gubernur NTB dua periode, membuat beliau disebut-sebut sangat layak untuk menjadi pemimpin Indonesia pada tahun 2019 yang akan datang. TGB adalah sosok yang komplit karena memiliki kemampuan yang ganda, selain memiliki kemampuan mengelola birokrasi pemerintahan beliau juga memiliki kemampuan sebagai ulama yang sangat dihormati dan disegani. Pemahaman kebangsaan dan pemahaman keagamaan beliau sangat matang, kedua-duanya beliau sangat menguasainya sehingga banyak pihak yang mengundang beliau untuk menjadi pembicara dalam memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat tentang kebangsaan dan keagamaaan.
Ditengah kondisi Indonesia yang semakin terpuruk, subsidi listrik ditarik dan harga BBM naik namun hutang negara makin bertambah, mengimpor beras justru ketika panen raya tiba, harga kebutuhan sehari-hari naik berulang kali sedangkan pendapatan rakyat tidak sebanding dengan kebutuhan sehari-hari, penegakkan hukum yang terkesan tebang pilih yang semakin jauh dari keadilan, kriminalisasi terhadap ulama dan terkesan pembiaran terhadap LGBT membuat umat islam geram, keadaan politik yang tidak stabil yang diwarnai dengan praktek politik transaksional. Segala persoalan tersebut tentu membutuhkan solusi yang tepat dari pemimpin yang memiliki pemahaman yang luas terhadap persoalan kebangsaan dan keagamaan dan sosok TGB diyakini memiliki kemampuan tersebut. Berbagai prestasi dan terobosan hebat yang telah TGB persembahkan selama dua periode kepemimpinannya di NTB merupakan poin penting untuk dijadikan sebagai acuan untuk kemajuan bangsa indonesia di masa yang akan datang. Itulah sosok pemuda di zaman apapun ia selalu tampil sebagai pelaku utama dalam mempersembahkan perubahan positif untuk bangsa dan negaranya. Saatnya anak muda bangsa indonesia menyadari betul berbagai potensi yang dimilikinya yang luar biasa.
a�?Berikan aku 1000 orang tua niscaya akan ku cabut gunung semeru dari akarnya, berikan aku 10 anak muda niscaya akan ku goncangkan duniaa�? (Ir. Soekarno).(*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys