Ketik disini

Giri Menang Headline

Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 3 M Digagalkan Ditpolair Polda NTB

Bagikan

GIRI MENANG-Penyelundupan puluhan ribu benih bayi lobster senilai Rp 3 miliar digagalkan Ditpolair Polda NTB bersama Balai Karantina Ikan dan Kelautan Kelas II Mataram, Rabu (7/2) malam. Benih bayi lobster diduga hendak dibawa ke Denpasar, Bali, melalui Pelabuhan Lembar.

Subit Gakkum Ditpolair Polda NTB Kombes Pol Edwin Rachmad Adikusumo di kantor Ditpolair Polda NTB pada wartawan, kemarin (8/2) mengungkapkan, benih lobster itu telah dibuntuti semenjak di kawasan Kuta, Lombok Tengah pada pukul 22.00 Wita. Pencegatan kemudian dilakukan di Pelabuhan Lembar pada pukul 24.00 Wita.

Dalam razia, total ada enam truk yang diperiksa. Salah satu truk berwarna hijau merk Isuzu didapati mengangkut puluhan ribu benih lobster tersebut. Benih lobster ditemukan dalam lima kotak dus dan satu boks. Total ada 20.444 ekor jenis bibit lobster mutiara, dan 22 ekor jenis lobster pasir yang setiap dibungkus satu kantong plastik tiap 150 ekor. Total keseluruhan ada 137 kantong plastik.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”86″ order=”desc”]

Diamankan pula sopir dan kenek truk tersebut. Yakni pria berinisial MY (23) dan BHY (36), warga asal Semarang, Jawa Tengah. Dari pengakuan keduanya, truk mereka dihentikan oleh seseorang yang diduga pemilik benih lobster di wilayah Kopang. Keduanya diberikan imblan Rp 2 juta, untuk membawa benih lobster ke Denpasar, Bali.

a�?Status masih saksi, belum tersangka. Tapi kasusnya dalam penyidikan sebab masih berbelit-belit. Kami ajak untuk menunjukkan pemiliknya,a�? jelasnya.

Rachmad menjelaskan, total nilai seluruh benih lobster itu sedikitnya Rp 3 miliar. Benih lobster mutiara saja saat ini harganya Rp 150 ribu per ekor. Sementara benih lobster pasir harganya Rp 60 ribu.

A�A�A�A�A�A�A�A�A�A�A� a�?Dalam 24 jam, tesangka sudah ada,a�? kata Rachmad. Mereka yang terlibat terancam pidana maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal satu setengah miliar.

Kepala Balai Karantina Ikan dan Kelautan Kelas II Mataram Muhlin menambahkan, sejauh ini yang diamankan memang kurir bukan nelayan. Dan kemarin, seluruh benih lobster itu pun telah dilepas kembali di perairan Gili Nanggu. (ewi/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka