Ketik disini

Metropolis

Pendidikan Karakter Cegah Kekerasan

Bagikan

MATARAM-Maraknya sejumlah kasus kekerasan di dunia pendidikan, membuat Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang prihatin. Ia menginginkan adanya pendidikan karakter melalui pendidikan agama dan kebudayaan.

a�?Jika pendidikan karakter kegamaan sudah kuat, tidak akan ada cara-cara kekerasan,a�? kata Martawang, kemarin (9/2).

Hal itu diutarakan Martawang setelah melihat kondisi dunia pendikan di beberapa daerah. Di mana ada sejumlah kasus murid yang memukul gurunya. Bahkan, ada wali murid yang melakukan kekerasan terhadap guru.

a�?Kita berharap pendidikan karakter menjadi acuan bagi para pelajar. Agar di masa kini dan yang akan datang tercipta sosok generasi muda yang membanggakan daerah dan bangsa,a�? ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Dia mengungkapkan, pendidikan karakter butuh proses. Namun, Martawang yakin, dengan ikhtiar, semua akan berjalan sesuai yang diharapkan.

a�?Saya percaya dengan pendidikan karakter, karena sebelumnya nenek moyang kita telah mengajarkan kita tentang bagaimana berperilaku,a�? tuturnya.

Terpisah, salah satu warga Kota Mataram Annisa Amelia berharap agar para murid maupun wali murid menghormati para guru dan pendidik. Dia tidak ingin kasus kekerasan terhadap guru terjadi di Kota Mataram.

a�?Sebagai orang tua saya berharap hal itu tidak terjadi di Kota Mataram,a�? kata Nisa pada Lombok Post, kemarin.

Annisa berharap Dinas Pendidikan melakukan kajian terhadap sistem pendidikan. Mata pelajaran yang mengajarkan moral dan agama porsinya mesti ditingkatkan lagi.

a�?Termasuk pendidikan karakter, itu bisa diangkat lagi,a�? imbuhnya. (tea/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka