Ketik disini

Headline Politika

Berkomentar seperti Tim Sukses, Bawaslu Semprot KPU Lotim

Bagikan

MATARAM- KPU Lombok Timur (Lotim) mendapat teguran keras dari Bawaslu NTB. Kendati hanya dalam bentuk lisan, namun teguran yang dilakukan dalam rapat pleno KPU NTB, Sabtu (10/2) lalu langsung menohok tajam karena dilakukan di hadapan 10 KPU kabupaten/kota, KPU NTB, perwakilan pemerintah, termasuk tim Ali-Sakti.

“KPU Lotim jangan buat statemen begitu,” kata Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid.

Penegasan itu dilakukan kala pleno penghitungan dukungan total Ali-Sakti dilakukan. Memotong jalannya acara, Khuwailid tak ragu lansung menunjuk KPU Lotim.

“Penyelenggara harus betul-betul jaga marwah,” tegasnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Marwah lembaga KPU yang harus berdiri netral di tengah. Termasuk pula marwah diri sendiri yang tak boleh condong pada kandidat tertentu, karena dilarang aturan. Baginya untaian kalimat yang digunakan KPU Lotim tidak pas pada tempatnya. Mendengar teguran tersebut, tiga komisioner KPU Lotim yang hadir dalam acara tersebut hanya tertunduk diam. Tak ada sepatah kata pun keluar dari mereka. Baik berupa pembelaan ataupun sanggahan. Agaknya KPU Lotim sadar dengan blunder yang dibuatnya.

Dalam pleno itu, Lotim kebagian tugas membacakan hasil verifikasi faktual Ali-Sakti paling akhir setelah sembilan kabupaten/kota lainnya. Zinurrain, Kadiv Teknis KPU Lotim dalam pemaparannya memang tampak berimprovisasi. Alih-alih membacakan langsung berapa total dukungan, lalu berapa memenuhi syarat dan berapa tidak, ia mengeluarkan kata bernada dukungan. Entah serius atau hanya bercanda saja, sejumlah komentarnya justru selayaknya komentar pendukung Ali-Sakti, bukan komentar komisioner KPU.

“Masih ada Lotim yang jumlah dukungannya akan melampaui,” katanya.

Dalam statemen lain ia menegaskan Lotim menjadi basis menentukan lolosnya Ali-Sakti. Sehingga kendati daerah lain suara Ali-Sakti terbilang kecil, Lotim menjadi penentu. Hal itu memang benar adanya. Setelah data Lotim dibacakan, barulah Ali-Sakti dinyatakan lolos.

“Lotim jadi penentu,” salah satu pernyataannya yang disayangkan Bawaslu. (yuk/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka