Ketik disini

Metropolis

Pak Kaling Digoda Naik Gaji

Bagikan

MATARAM-Godaan maut bagi para kaling disampaikan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Mereka dijanjikan naik gaji. Tapi waktunya belum pasti. Kabar ini tentu saja membuat para kaling gembira. Apalagi gaji yang mereka terima masih diangka Rp 1,2 juta.

Tidak dijelaskan apa motif kenaikan gaji itu. Tapi secara umum, ia menyinggung soal beban dan tanggung jawab yang tak sebanding di lapangan. a�?Saya berjanji pada waktunya nanti, manakala keadaan keuangan kita ada peningkatan, tentu ada peningkatan kesejahteraan (untuk para kaling),a�? kata Ahyar.

Ia melanjutkan, rencana menaikan gaji ini sebenarnya sudah sejak lama dikaji dan diupayakan. Namun karena ada pemotongan dana transfer pusat, terutama Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total miliaran rupiah, membuat ia urung merealisasikan rencanannya.

Sebab masih banyak persoalan lain yang harus dituntaskan. Sehingga dirinya harus pandai-pandai mengambil kebijakan yang menyangkut keuangan daerah dalam mendorong rencana strategis pembangunan. a�?Beberapa kali anggaran DAU kita dikurangi atau dipotong mungkin namanya, sampai Rp 54 miliar. Ini berdampak pada kemampuan belanja kita,a�? terangnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Pemotongan itu pun membuat pemerintah kembali harus mengkaji ulang dan merasionalisasi berbagai program dan rencana daerah. Termasuk di dalamnya peningkatan kesejahteraan bagi para Kaling.

Jika dalam setiap bulan kaling mendapat, Rp 1,2 juta perorang. Maka dapat dihitung pengeluaran pemkot dalam satu tahun sekitar Rp 4,68 miliar untuk semua kaling. a�?Pemotongan hampir terjadi di semua daerah. Tidak hanya di Kota Mataram. Ini sepertinya dipangaruhi oleh keadaan fiskal negara,a�? terangnya.

Jika pemotongan tidak lagi terjadi dan fiskal kota semakin kuat, ia berjanji kenaikan ini tak hanya wacana. Dengan harapan dapat mendorong semangat para kaling bekerja dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungannya.

Tapi sebelum janji itu disampaian Ahyar, Kota Mataram rupanya sempat menunda pembayaran gaji para kaling selama sebulan. Yakni bulan Desember 2017. Sejumlah kaling pun sempat menanyakan penundaan itu. a�?Tapi sekarang sudah dibayar,a�? kata Husnan, Kepala Lingkungan Karang Bata Utara.

Mereka dapat penjelasan penundaan itu karena ada persoalan kekeliruan administrasi. Sehingga gaji untuk bulan Desember 2017 yang harus ditunaikan pada bulan Januari 2018, gagal dicairkan.

a�?Kami dengar kabar, katanya uangnya ada. Tapi ada persoalan administrasi sehingga harus ditunda,a�? kata Husnan.

Secara rinci, penyerahan gaji di aula lantai III itu untuk pembayaran honor bulan Desember 2017. Sedangkan untuk bulan Januari 2018, pemerintah menyalurkan secara nontunai melalui rekening.

a�?Ada yang terima di kantor (lurah masing-masing) kalau yang sudah punya rekening di transfer (untuk gaji bulan Januari),a�? ujarnya.

Menyikapi rencana kenaikan gaji itu, Husnan menyambut baik. Ia berharap, kenaikan gaji ini bisa terealisasi dalam waktu dekat. Mengingat para kaling membutuhkan kompensasi kerja yang realistis untuk menunjang kerja mereka yang tak mudah di lapangan. a�?Ya kita bersyukur,a�? ujarnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka