Ketik disini

Headline Tanjung

Tipu Wisatawan, Empat Orang Diciduk Polisi

Bagikan

TANJUNG-Ulah meresahkan sejumlah oknum di Pelabuhan Bangsal akhirnya mendapatkan ganjaran. Sejumlah orang yang diduga menipu wisatawan diciduk Satreskrim Polres Lombok Utara selama operasi sejak 6 hingga 10 Februari lalu.

a�?Ada empat pelaku yang kita amankan di Bangsal,a�? ujar Kasatreskrim Polres Lombok Utara AKP Kadek Metria pada wartawan, kemarin (12/2).

Metria menjelaskan, empat orang yang diamankan antara lain SH (inisial, Red), 20 tahun asal Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat; ZUL (inisial, Red), 32 tahun asal Dusun Karang Petak, Desa Pemenang Timur; Udin, 38 tahun asal Dusun Karang Pansor, Desa Pemenang Barat; dan SB, 32 tahun asal Dusun Sumur Moal, Desa Pemenang Barat.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”94″ order=”desc”]

Dijelaskan Metria, empat orang ini mengaku bekerja di salah satu travel yakni Cahaya Bintang Tour kepada wisatawan asing yang baru turun dari kapal cepat jurusan Bali-Bangsal asal Jerman Emerich, 24 tahun. Kemudian mereka menawarkan jasa transportasi.

a�?SH yang bertugas berkomunikasi dengan wisatawan asing karena dia yang bisa bahasa Inggris. Korban kemudian diajak ke kantor travel untuk melihat harga jasa transportasi,a�? ungkapnya.

Selanjutnya SH merayu wisatawan dan menawarkan trip pulang pergi dari Bangsal ke Kuta Loteng dengan harga Rp 800 ribu. Wisatawan yang terkena bujuk rayu langsung membayar dan pelaku menyerahkan kuitansi yang diakui sebagai tiket.

a�?Pelaku ini juga memberitahukan identitas dan nomor telepon yang sudah tidak aktif kepada wisatawan,a�? katanya.

Kemudian pelaku ini tidak menyediakan mobil tersendiri untuk wisatawan. Pelaku hanya mencarikan mobil travel kosongan asal Loteng yang baru mengantar tamu ke Bangsal. Pelaku kemudian membayar hanya Rp 150 ribu kepada mobil travel tersebut. Sisa uang Rp 650 ribu diambil SH sebesar Rp 400 ribu. Sedangkan sisanya Rp 250 ribu dibagikan kepada pelaku lain masing-masing Rp 50 ribu.

a�?Jadi wisatawan hanya diantar sampai Kuta saja. Tetapi tidak dijemput dan diantar lagi ke Bangsal,a�? katanya.

Wisatawan yang menjadi korban komplotan SH ini pun komplain ke kantor Travel Cahaya Bintang Utara Tour. Pihak travel inipun sudah sering dikomplain wisatawan akibat ulah pelaku ini. Pelaku wisata di Bangsal pun resah dengan ulah pelaku ini. Karena bisa mencoreng citra pariwisata Lombok Utara.

a�?Pelaku ini sudah sering membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan, tapi terus diulang dan membuat resah pelaku wisata di sana,a�? tuturnya.

Setelah menerima laporan dari masyarakat ini, Polres Lombok Utara langsung menangkap empat pelaku. Pelaku SH pun mengakui perbuatannya dan sudah melakukan modus ini selama tiga tahun.

Barang bukti yang diamankan antara lain kuitansi pembayaran transportasi senilai Rp 800 ribu dari korban Emerich dan sisa uang pembayaran sejumlah Rp 300 ribu.

a�?Keempatnya dikenakan pasal 372 dan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan pemerasan dengan ancaman hukuman penjara empat tahun,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Metria mengimbau pelaku wisata maupun wisatawan untuk tetap waspada. Polres juga meminta pelaku lain yang menggunakan modus seperti ini untuk tidak mengulangi kembali kegiatannya.

a�?Masih ada oknum-oknum lain yang seperti ini. Kami imbau ini dihentikan agar citra pariwisata Lombok Utara tidak tercoreng,a�? pungkasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Lombok Utara Kompol Sutriyanto mengatakan, operasi ini digelar menjelang pilkada untuk menjaga kondusivitas daerah.

a�?Kami tidak akan berhenti memberantas aksi-aksi premanisme maupun penipuan terhadap wisatawan ini,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka