Ketik disini

Headline Politika

Ini Daftar Calon Wakil Rakyat PAW

Bagikan

MATARAM— Lima anggota DPRD NTB resmi mengundurkan diri karena maju dalam sejumlah pilkada di NTB. Pengunduran diri mereka kini sedang berproses dan segera ditetapkan tak lama lagi.

“Pengunduran diri H Mori Hanafi, calon wakil gubernur sedang dilakukan dan sudah dilampirkan pada KPU,” kata Ketua KPU NTB L Aksar Ansori dalam pleno penetapan calon, Senin (12/1).

Selain Mori yang maju sebagai cawagub NTB, ada juga TGH Khudari Ibrahim dan TGH Muammar Arafat yang sama-sama maju sebagai calon wakil bupati Lombok Barat (Lobar). Dua lainnya adalah H Machsun Ridwainy dan H Rumaksi yang sama-sama maju sebagai calon wakil bupati Lombok Timur (Lotim).

“Saya berharap pengganti saya kelak bisa meneruskan perjuangan lebih baik lagi,” kata Muammar.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Maju dari dapil Lobar dan Kabupaten Lombok Utara (KLU), Muammar adalah peraih suara terbanyak kedua. Dari dapil tersebut, beringin mengirim dua utusan di DPRD NTB. Kini dengan mundurnya dia, harusnya peraih suara ke tiga yang diangkat, yakni H Subartono. Namun pekan lalu, H Subartono meninggal dunia, sehingga peraih suara ke empat yang kini paling diperhitungkan. Dia adalah Sahar yang meraih 4.298 suara.

Sedangkan Khudari yang maju dari dapil sama dengan Muammar melalui PKB, peraih suara di bawahnya adalah HL Abdul Muhyi Abidin. Untuk dua petarung Lotim, di bawah perolehan suara Machsun yang maju dari PBB adalah Lale Yaqutunnafis, sementara untuk Rumaksi politisi Hanura, di bawahnya ada Syamsu Rijal. Untuk Mori yang maju dari dapil Bima Dompu melalui Gerindra, peraih suara kedua setelahnya adalah M Ali Jaharuddin.

Jika sesuai skema tersebut, maka nama-nama di ataslah yang menjadi lima wakil rakyat baru. Namun, yang patut diingat, prosesnya tak akan semudah membalikkan telapak tangan. PAW HL Gede M Ali Wirasakti dari PKB dapil Lombok Tengah yang sudah terkatung-katung dua tahun lamanya adalah satu contoh.

Yang kemungkinan berjalan mulus adalah Hanura, yakni pergantian Rumaksi oleh Rijal. Tak lain karena kini Rijal menjabat Ketua Hanura NTB. Sehingga ia bisa lebih mudah memroses dirinya sendiri dalam urusan partai.

A�”Konflik Hanura sudah usai, saya ketua yang sah dan diakui negara,” tegasnya.

Sementara untuk kasus Golkar, Sahar yang hendak menggantikan Muammar masih harus menghadapi jalan terjal. Ada Chris Parangan, peraih suara ke lima tepat di bawahnya. Chris kini juga tengah mengupayakan peluangnya.

“Saya sedang di Jakarta untuk konsultasi dengan KPU dan DPP Golkar,” katanya.

Dia lantas mengirimi koran ini foto dirinya saat bersama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto. Berkaca kasus PAW Pramono Anung yang digantikan Eva Sundari, terjadi lompatan nomor urut. Artinya secara aturan dibolehkan. Dia juga mengatakan loyalitas pada partai harusnya bisa diukur.

“Silakan cari di Google, siapa lebih banyak muncul berjuang demi partai,” katanya menyebut salah satu indikator.

Jalan panjang harus ditempuh para peminat kursi dewan melalui PAW. Jika tak pandai melobi, bisa jadi tak akan dilantik hingga akhir masa jabatan. Terlebih, kini tersisa satu tahun saja. (yuk/cr-eya/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka