Ketik disini

Metropolis

Mohan Plt, Pejabat Jangan Mencla-Mencle!

Bagikan

MATARAM-Jika tak ada aral melintang, hari ini Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana resmi jadi Plt Wali Kota Mataram. Ia akan menggantikan posisi H Ahyar Abduh selama tiga bulan karena dipastikan ikut dalam konstelasi politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Namun Mohan, mensinyalkan sikapnya dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, sepertinya akan membuat para pejabat kota tegang urat sarafnya. Ia tak ingin pejabat mencla-mencle! Mengaku tak terlibat politik praktis. Tapi ikut terlibat dalam setiap agenda politik Ahyar.

Hal ini terlihat dari sikap tegas Mohan melarang pejabat dan pegawai pemkot, ikut-ikutan mengantar Ahyar meninggakan pendopo. a�?Sebaiknya tidak usah lah (diantar),a�? ujar Mohan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Menurut Mohan, berbagai seremoni dan bentuk penghargaan jelang cuti sudah dilakukan dalam berbagai rangkaian acara beberapa hari lalu. Sekarang sudah saatnya para PNS benar-benar melepaskan diri dari praktik politik praktis. a�?Jadi sudah jelas untuk sementara beliau (Ahyar, Red) cuti,a�? ujarnya.

Soal pendopo, Mohan pun tak aji mumpung. Ia tak akan menempati pendopo wali kota yang akan ditinggalkan Ahyar. Sikapnya sama, tetap akan tinggal di rumah pribadinya dan tidak menempati juga pendopo wakil wali kota. Bagiamana jika ada tamu penting yang harus dijamu di pendopo?

Mohan sempat termenung. Tapi kemudian, ia mengatakan tidak ada masalah jika ia harus menerima tamu di pendopo. a�?Karena kalau di rumah saya juta tidak mungkin,a�? ujar Mohan.

Namun ia memilih untuk menggunakan aula pendopo atau pendopo wakil wali kota. Tidak akan sampai masuk ke pendopo wali kota. Selama tiga bulan ke depan, Mohan juga mengisyaratkan ingin semua pejabat dan pegawai kembali ke posisi masing-masing. Bekerja sungguh-sungguh melayani rakyat. a�?Tapi saya rasa mereka akan berikan komitmen dan dedikasi terbaiknya,a�? ujarnya yakin.

Mohan terlihat sangat yakin bisa mengendalikan para pejabat. Membuat mereka bekerja dengan sungguh-sungguh. Ia pun tak risau dengan kemungkinan ada pejabat yang memanfaatkan cutinya wali kota untuk ikut berleha-leha. a�?Saya rasa tidak ada dikotomi atau pembedaan antara wali kota dan wakil wali kota, ndak ada yang perlu saya khawatirkan,a�? tegasnya.

Ia mengingatkan tugas-tugas yang harus diselesaikan. Mulai dari persoalan sosial, keamanan selama pemilu, dan memastikan anggaran yang telah di tetapkan berjalan sesuai dengan harapan. a�?Saya harus pastikan semua lembaga teknis, bisa melaksanakan pekerjaan awal, adminsitrasi dengan baik,a�? ingatnya.

Sinyal peringatan Mohan ini cukup tegas. Mengingat beberapa kali orang nomor dua ini dibuat kecewa oleh serapan anggaran yang lemah dari sejumlah OPD dalam mengeksekusi anggaran. Posisinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) tentu akan memudahkan dia bisa melakukan evaluasi pejabat jika ada yang bekerja tidak sesuai harapan. a�?Ya emang bisa evaluasi kinerja, tapi tetap atas izin Mendagri,a�? ujarnya.

Kabar baiknya, para pejabat boleh tenang dengan posisinya saat ini. Karena Mohan mengaku tak terlalu berambisi merombak struktur yang ada. Apalagi dengan adanya rencana mutasi berikutnya yang akan melengkapi struktur jabatan yang masih kosong. a�?saya tidak berpikir ke arah itu, melakukan perombakan, nanti malah bisa menimbulkan guncangang-guncangan yang tidak perlu,a�? jaminnya.

Sementara itu Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito menegaskan juga kewenangan Plt memungkinkan untuk melakukan evaluasi kinerja. Larangannya, tidak boleh mengambil kebijakan strategis yang berdampak pada anggaran dan jalannya pemerintahan.

a�?(Tidak boleh) kebijakan yang bersifat strategis, itu lah dia nanti diterjemahkan seperti apa,a�? ujar Eko.

Mutasi hanya boleh dilakukan jika ada izin dari Menteri Dalam Negeri. Namun demikian, Eko belum bisa merinci lebih lanjut apa saja yang boleh dikerjakan dan tidak boleh dikerjakan Plt dengan alasan ingin mempelajari lebih jauh aturannya. a�?Nanti kita lihat lagi aturannya,a�? tandasnya. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka