Ketik disini

Headline Politika

Bu Mega Back Up Ahyar-Mori

Bagikan

MATARAM-Mesin Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mulai panas. Partai Banteng Moncong Putih memastikan all out memenangkan pasangan TGH Ahyar Abduh-Mori Hanafi atau Ahyar-Mori.

Sebagai bukti keseriusan, kemarin (19/2) Ketua Umum DPP PDIP Hj Megawati Soekarnoputri secara khusus datang ke Mataram. Di hadapan 2.500 kader partai, Bu Mega memberi instruksi agar seluruh mesin partai bergerak memenangkan pasangan Ahyar-Mori.

Para kader PDI Perjuangan tersebut dikumpulkan dalam Rapat Kerja Daerah Khusus. Namun, saat Bu Mega berbicara di hadapan para kader tersebut, pertemuan itu tertutup bagi awak media. Hadir di sana, para calon kepala daerah yang diusung PDIP di Pilgub NTB, Pilkada Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Bima itu.

“Pesan Bu Mega, menangkan Ahyar-Mori,” kata fungsionaris DPP PDIP Prof Hamka Haq.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Hamka mengatakan, Bu Mega merasa perlu turun langsung di NTB. Tak lain karena ia melihat ada potensi perubahan daerah ini jika Ahyar-Mori terpilih.

Kendati Ahyar-Mori bukan kader PDIP, ia tak ragu mendukung keduanya karena memang mereka terbaik. “Perintahnya jelas, kader banteng menangkan nomor dua, Ahyar-Mori,” tegasnya.

Dia meyakini hal itu akan sangat berdampak dalam perjuangan empat bulan kedepan. Tak hanya untuk para kader, para pecinta Soekarno, dan Jokowi semestinya turut bergabung memenangkan pasangan tersebut. Tak lain karena Jokowi sang presiden yang juga kader PDIP. Sehingga pilihan ini sama saja artinya juga pilihan Jokowi.

“Kata Bu Mega, ini untuk NTB,” tegasnya.

Sementara itu, TGH Ahyar Abduh usai arahan dan instruksi Bu Mega tersebut menegaskan, dukungan padanya dari PDIP sangat berarti besar. Tak hanya dalam rangka mengejar kemenangan, namun demi mewujudkan cita-cita bersama.

“Luar biasa pesan Bu Mega,” katanya.

Selepas kegiatan itu, ia berjanji makin mengintensifkan komunikasi. Menyambangi 10 kabupaten/kota untuk bertemu kader Banteng Moncong Putih. Konsolidasi, menjabarkan visi dan misi,serta merangkul semua kelompok wajib dijalankan.

“Mesin sudah panas ini, kita siap menang,” katanya didampingi Mori Hanafi.

Selain PDIP, partai-partai lain juga segera melakukan hal serupa. Ada Gerindra, Hanura, PAN, PPP, PBB, dan PKPI yang masuk dalam gerbongnya.

“Dukungan rakyat sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.

Bisa Disanksi

Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat menegaskan, langkah memenangkan Ahyar-Mori bagi PDIP NTB adalah harga mati.

Itu mengapa, kepada seluruh kader yang dikumpulkan sedari pagi kemarin, politisi berambut perak ini meminta dengan sungguh-sungguh mereka berjuang memastikan kemenangan pasangan nomor urut dua tersebut. Alasannya sederhana, merekalah yang terbaik ketimbang tiga kandidat lain.

“Jelaskan ini pada masyarakat, jangan janjikan uang, janjikan kesejahteraan,” pesannya.

Pada seluruh anggota DPRD kabupaten/kota, maupun provinsi dari PDIP yang juga hadir dalam Rakerdasus, ia menegaskan mereka adalah ujung tombak. Jika gagal memenangkan Ahyar-Mori sesuai target, ia berjanji memberikan sanksi.

“Saya tak segan berhenti majukan kalian sebagai dewan,” ancamnya.

Masing-masing dewan di daerah sudah diberi target khusus. Itu berdasar kalkulasi yang sudah dibuat. Selain itu, setiap ketua partai juga punya peran dan tanggung jawabnya masing-masing.

“Kalau gagal, saya caretaker (Plt) jabatanmu,” tegasnya.

Memenangkan Ahyar-Mori bagi PDIP bukan semata demi kekuasaan, namun demi kemaslahatan masyarakat NTB. Keduanya disebut Rachmat sebagai sosok yang paling pas.

Pertama, Ahyar adalah sosok lengkap. Wali kota Mataram dua periode ini terbukti mampu memberi sentuhan perubahan. Tangan dinginnya membuat Mataram berkembang pesat. Dia yang juga seorang ulama menunjukkan diri memiliki kapasitas dan layak memimpin NTB.

“Dia ini pas untuk memimpin kita,” tegasnya.

Sementara Mori Hanafi, ia mengatakannya sebagai sosok muda yang kompeten. Sosok enerjik yang memiliki kemampuan yang jelas, teruji, dan mengerti masalah serta mampu mencari solusi. Itu dibuktikan kala menjadi unsur pimpinan DPRD NTB.

“Matahari itu terbit dari timur,” serunya mengacu asal Mori.

Mori yang merupakan representasi Mbojo dikatakan pas untuk merajut NTB. Duet barat dan timur, Lombok dan Sumbawa, tua dan muda, enerjik dan bersahaja sangat tepat untuk NTB. Belum lagi kelebihan Ahyar yang juga seorang tuan guru.A�(yuk/r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka