Ketik disini

Headline Politika

Mobil Branding Dilarang untuk Kampanye

Bagikan

MATARAM a�� Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB melarang penggunaan mobil branding sebagai alat peraga kampanye (APK). Mobil dengan gambar pasang calon (paslon) terutama pada angkutan umum harus segera dibersihkan.

a�?Kalau dimaksudkan untuk kampanye, tidak boleh,a�? tegas Ketua Bawaslu NTB M Khuwailid, kemarin.

Dalam peraturan memang tidak menyebutkan mobil branding termasuk dalam APK, namun bukan berarti diperbolehkan. Mobil bergambar paslon diperbolehkan untuk mobil pribadi milik paslon namun tidak digunakan untuk kampanye.

Khuwailid mengatakan terkait APK yang masih terpasang nantinya akan direkomendasikan kepada KPU untuk ditindaklanjuti. Semua APK yang bukan resmi dari KPU harus diturunkan.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

a�?Akan kami beritahukan ke KPU, nanti KPU yang bersurat kepada paslon untuk menertibkan alat peraga kampanye mereka sendiri,a�? katanya.

Dikatakan Khuwailid, jika tidak ada aksi dari paslon, maka itu sudah menjadi tanggung jawab Satpol PP untuk menertibkan.

a�?APK seperti baliho dan lain sebagainya yang harus menurunkan itu paslon sendiri,a�?ucapnya.

Sama halnya dengan APK yang terpasang di halaman rumah. APK tersebut juga tidak diperbolehkan karena merupakan pelanggaran.Selanjutnya dampak yang ditimbulkan untuk paslon sendiri adalah mendapat sanksi administrasi namun sanski ini pun belum konkret.

a�?Misalnya hak kampanyenya dikurangi,a�?ujarnya.

Karena itulah Bawaslu mengajak para paslon ini untuk melaksanakan pilkada dengan penuh etika dan integritas. Tidak menghalalkan segala cara untuk meraih simpati.

a�?Mari kita berikan contoh yang baik kepada publik, sebagai calon pemimpin harus memberi contoh ketaatan yang baik,a�? katanya. (cr-eya/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka