Ketik disini

Metropolis

Usir Setan dari MWP

Bagikan

MATARAM-Insiden tenggelamnya tiga pelajar saat pengoperasian perdana Mataram Water Park (MWP) benar-benar bikin penasaran. Ada yang menilai, tenggelamnya tiga pelajar itu bukan karena mereka tidak bisa berenang. Bukan juga karena kondisi tubuhnya yang sakit atau lemah. Tapi, karena banyak misteri di kolam itu.

Sebagian warga mengatakan, kolam itu dipenuhi mahluk halus. Dengan kata lain, banyak setannya. Karena itu, Pemkot Mataram disarankan mengadakan acara selametan sebelum benar-benar memanfaatkan kolam bernilai Rp 5 miliar lebih.

a�?Sekali lagi saya pastikan, setelah launching, MWP harus tetap beroperasi untuk sarana olahraga. Untuk itu, dinas teknis lainnya harus memback up proses pengoperasian ini,a�? tegas Plt Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana.

Selain menegaskan MWP harus tetap beroperasi, orang nomor satu di Kota Mataram itu berharap agar MWP tetap dalam pengawasan petugas keamanan. Ia juga berharap agar fasilitas pendukung lainnya bisa beroperasi. Seperti kolam loncat indah dan kolam anak kecil.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

a�?Pokoknya bangunan itu (MWP) harus bisa dinikmati oleh publik. Setelah launching (Rabu lalu), saya harap MWP bisa menjadi tempat rekreasi dan pusat olahraga,a�? ujarnya.

Serupa dengan Mohan, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan bahwa MWP akan tetap beroperasi usai terjadinya kecelakaan yang tidak mengenakkan tersebut. a�?MWP ini tidak akan ditutup. Tidak ditutup, tidak loh,a�? kata Martawang saat ditemui di ruangannya, kemarin (22/2).

Sayangnya, hingga kemarin MWP belum dibuka untuk umum. Terkait fakta ini, Martawang menegaskan bahwa akan ada evaluasi terkait adanya insiden tiga pelajar yang tenggelam di lintasan enam pada Rabu lalu.

a�?Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada penutupan. MWP akan terus berjalan dan tidak akan terhenti,a�? tegasnya.

Sebelum kembali dibuka untuk umum, Martawang mengaku akan ada acara syukuran di dalam MWP pada hari ini (23/2) yakni pada pukul 08.00 Wita. a�?Kami akan undang 200 anak yatim piatu untuk berzikir dan membaca Surat Yasin,a�? pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, H Usman Hadi mengaku telah mengambil sampel air kolam untuk diuji.A� a�?Tunggu satu minggu lagi, hasilnya belum keluar,a�? kata Usman pada Lombok Post, kemarin (22/2).

Terkait apakah kandungan air kolam menjadi salah satu faktor nahasnya para pelajar, Usman belum berani memastikan. a�?Tidak tahu. Banyak faktornya,a�? ucapnya singkat. (tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka