Ketik disini

Headline Metropolis

BBPOM Mataram Ajak Warga Perangi Obat dan Pangan Ilegal

Bagikan

MATARAMa��Memasuki usia ke-17, BPOM RI menguatkan komitmen menjadi lembaga yang terus hadir melindungi dan melayani masyarakat. Salah satu programnya adalah Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), bertujuan mencegah serta mengedukasiA� masyarakat untuk tidak menggunakan obat dan pangan ilegal.

Kegiatan KIE tahun 2018 memanfaatkan Car Free Day (CFD), dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. BBPOM Mataram sendiri menggelar KIE di panggung Inspiratif Expo, CFD Taman Udayana, Minggu (25/2). Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) itu mengangkat tema a�?Cinta Indonesia, Tolak dan Laporkan Obat dan Pangan Ilegal, Ingat Cek KLIK!a�?

Acara itu merupakan bagian dari aksi nasional pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat, serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas-SAPA) yang dicanangkan BPOM RI 2017 lalu. Gerakan itu tidak mungkin terlaksana tanpa peran serta masyarakat.

Karena itu, BBPOM hadir ke tengah masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya komitmen bersama memberantas obat dan pangan ilegal.

Kegiatan diawali dengan senam bersama dan jalan sehat. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh Kepala BBPOM Mataram Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih. Petugas BBPOM membagi-bagikan brosur kepada warga yang hadir. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan mendapatkan berbagai macam hadiah.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Acara juga dimeriahkan seni tari tradisonal dan pentas musik pelajar SMKN 8 Mataram dan MAN 2 Mataram, serta penampilan dari Glossy Band. Pada puncaknya dilakukan pelepasan balon HUT BPOM RI ke-17.

Kepala BBPOM Mataram Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih menjelaskan, melalui kegiatan itu BBPOM ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang obat dan pangan, utamanya tentang bahaya dan risiko penggunaan obat dan pangan yang tidak memenuhi syarat.

Masyarakat diharapkan menjadi konsumen cerdas, dengan selalu menerapkan Cek KLIK yakni cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa sebelum mengonsumsi obat dan pangan.

Lebih lanjut, Suarningsih mengajak masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan dan informasi konsumen resmi dari BPOM RI. Hal itu untuk meredam isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. a�?Kami imbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada isu-isu hoax terkait obat dan pangan yang banyak beredar di media sosial,a�? imbuhnya.

Ia juga berharap warga menjadi agen intelijen BBPOM, dengan memberikan informasi terkait hal-hal yang dicurigai merupakan kejahatan pelanggaran obat dan makanan. a�?Mari kita bersama-sama menolak obat dan pangan ilegal,a�? tegas Suarningsih.

Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dr Hj Nurhandini Eka Dewi mengatakan, HUT BPOM RI ke-17 harus dijadikan momentum untuk bersama-sama memerangi obat dan pangan ilegal. Masyarakat harus paham mana obat dan pangan yang legal dan tidak. a�?Sehat bangsa kita terlindung dari obat dan pangan ilegal,a�? katanya.

Sementara itu, Kepala Diskominfotik NTB Tribudi Prayitino mengatakan, pemprov dalam hal ini menyediakan panggung Inspiratif Exspo bagi semua instansi pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Acara dikemas dalam suasana cair dan menghibur agar warga tertarik menyimak apa yang disampaikan BBPOM.

Selain itu, dalam Inspiratif Expo masyarakat dan pemerintah berinteraksi melalui tanya jawab. Hal itu bertujuan agar terbangun komunikasi dua arah, sehingga masyarakat semakin paham dengan apa yang disampaikan BBPOM. (ili/r5/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka