Ketik disini

Headline Politika

Jangan Pernah Membenci Rakyat

Bagikan

SELONG-Dimasa cuti dan kampanye Pilkada, calon gubernur NTB jalur independen Ali BD tak pernah lepas dari silaturahmi dengan masyarakat. Baik terjun langsung mengunjungi masyarakat hingga menerima kunjungan dari masyarakat di rumah pribadinya di Selong, Lombok Timur.

Kemarin (28/2), pria yang dikenal sebagai a�?Sang Pendobraka�� ini mendapat kunjungan dari sejumlah kepala dusun di Wilayah Sakra. Kedatangan para Kadus tersebut untuk menyatakan dukungan pada Ali BD bahwa mereka siap menjadi relawan calon yang maju bersama rakyat.

a�?Kami memberikan dukungan pada Amaq Asrul karena kami tahu bagaimana sepak terjang beliau membangun Lombok Timur. Orang boleh berkata apa pun tapi kami merasakan hasil pembangunan beliau,a�? kata Kadus Dalem Daya, Desa Sakra, Tarunawan.

Mulai dari pembangunan infrastruktur seperti jalan, saluran irigasi, hingga bendungan Pandanduri menjadi bukti nyata hasil pembangunan kepemimpinan Ali BD. Dimana, semua itu kini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di wilayah selatan Lotim.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

a�?Kami tahu beliau (Ali BD) membangun Lotim tidak menyisakan hutang,a�? lanjutnya.

Senada dengan itu, Kadus lainnya Saiful mengaku memilih mendukung Ali BD karena melihat secara langsung apa yang telah dilakukan pria yang disapanya Amaq Kake tersebut. Ali BD dinilianya sukses membangun sendi pondasi ekonomi di Lotim dengan membangun pasar-pasar tradisional.

a�?KamiA� sudah rasakan di Sakra beliau membangunkan kami pasar yang bagus. Itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tidak hanya di Sakra tetapi juga dari luar Sakra,a�? ucap pria ini mantap.

Selain itu, kebijakan Ali BD dinilai selalu berpihak kepada rakyat. Misalnya dengan Perbup tentang aturan pemilihan kepala dusun. Dimana, aturan ini mengatur jabatan Kadus bisa diemban oleh sosok maksimal berusia 60 tahun serta yang lainnya.

a�?Terlebih sekarang beliau membuktikan tanpa partai rakyat bisa maju. Makanya kami Kadus di Sakra memberikan dukungan kepada Amaq Asrul,a�? ucap Saiful.

Mendapat dukungan dari masyarakat Sakra, Ali BD menyambut baik niat masyarakat tersebut. Ia berterima kasih masyarakat memberikan kepercayaan padanya untuk maju menjadi satu-satunya calon gubernur NTB dari jalur independen.

a�?Saya bukan dari partai, jadi saya katakan bahwa posko pemenangan Ali-Sakti berada di masing-masing hati masyarakat,a�? ucap Ali BD.

Ia meminta masyarakat yang datang mendukungnya tidak mudah terpengaruh dengan kondisi perpolitikan jelang pilkada. Karena meski saat ini mereka mendukung Ali BD, bukan tidak mungkin banyak pihak yang akan datang untuk mempengaruhi masyarakat atau para Kadus untuk mengubah dukungannya.

Karena, meski banyak pihak yang mendukung Ali BD, ada pihak tertentu yang tentu tidak memberikan dukungan yang sama. Untuk itu parta Kadus harus memantapkan hati untuk terus istqomah berjuang hingga akhir nanti.

a�?Itu hukum dunia. Tidak semua orang baik. Tidak semua orang bisa berpikir jernih dan mau berterima kasih. Kalau Anda mengerti hukum dunia, jangan anda membenci orang yang tidak menyenangi anda,a�? jelas Ali BD kepada para Kadus.

Ia mengatakan begitulah dunia. Siapa pun pemimpinnnya akan seperti itu. Bukan hanya kepada dirinya, itu juga akan terjadi kepada pemimpin yang lainnya. a�?Bagaimanapun baiknya Jokowi jadi pemimpin pasti ada orang yang merasa tidak puas,a�? cetusnya.

Karena itu hukum dunia, Ali BD meminta masyarakat tidak perlu mencemaskan persoalan seperti itu. Sehingga kalaupun ada masyarakat yang berbeda dukungan tidak memilihnya ia menegaskan mereka tetap saudaranya. Ini adalah cara memandang berpikir positif.

a�?Saya tidak merasa jengkel, sakit hati. Saya tidak mau sakit hati karena saya sadar tidak semua orang akan memuji kita. Selalu ada ruang bagi orang yang tidak senang,a�? akunya.

Jika semua ruangan diisi orang yang suka dan memuja pemimpin, justru itu dikatakan Ali BD tidak baik. Karena akan menyebabkan orang tersebut tidak biasa dikritik dan dijatuhkan. Itu bisa berbahaya bagi batin seorang pemimpin.

a�?Harus Anda pelihara orang yang seperti itu. Harus ada orang atau masyarakat yang tidak puas dengan kita supaya kita bisa mengoreksi diri,a�? tegasnya.

Sehingga keberadaan a�?hatersa�� menurut Ali BD justru malah dinilai penting. Tidak lantas kemudian seorang pemimpin merasa marah ketika ada orang mengkritiknya. a�?Nggak boleh seperti itu ya,a�? ujarnya dengan nada biacaranya yang khas.

Ali BD menjelaskan, ahli tarekat mengatakan lebih baik difitnah dan disakiti daripada Anda melakukan fitnah dan menyakiti. Tapi Ali BD mengaku merasa tidak pernah disakiti. Masyarakat demo mencaci maki dirinya baginya itu tidak apa-apa. Bagian dari dinamika kehidupan dunia pemerintahan dan sosial.

a�?Ada orang yang risih tapi kita sudah sampai pada usia kita yang bijaksana. Saya lebih suka memaafkan bukan membenci,a�? bebernya.

Ia mengaku dengan semua pasangan calon lain punya hubungan yang sangat baik. Ia senang mengunjungi calon lain, saling telepon dan silaturahmi dengan mereka. Persoalan kemudain ada orang yang senang dan tidak senang dengan dirinya itu persoalan yang biasa.

a�?Yang penting saya harus memelihara batin saya untuk tidak membenci orang lain. Bagi saya menjadi calon gubernur itu bukan untuk mencari pujian dan sanjungan,a�? tegas Bupati Lotim dua periode tersebut.

Ia mengaku selama menjadi bupati, ia tidak membiarkan sesuatu berubah pada dirnya. Mulai dari gaya hidup, cara berpakaian serta bermasyarakat semua tidak ada yang berubah. Ia tetaplah Amaq Asrul. Ali BD menegaskan kekuasaan itu jangan sampai mengubah seseorang. Kekuasaan dikatakannya hanya untuk melaksanakan visi misi melakukan perubahan menyejahterakan masyarakat.

a�?Bagaimana Anda melakukan visi-misi itu kalau Anda tidak memegang kekuasaan. Jadi bukan untuk Anda cari duit, cari pujian atau mobil. Kan saya sudah punya mobil, rumah saya juga kan sudah saya bangun sejak sebelum menjadi bupati,a�? tutupnya sambil tersenyum kecil. (ton/r8/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka