Ketik disini

Headline Metropolis

17 Tarian Tiongkok Hibur Warga NTB

Bagikan

MATARAM-Merayakan Tahun Baru Imlek 2569/2018, Konjen RRT di Denpasar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB menggelar Pentas Seni dan Budaya. Acara yang mendatangkan kelompok kesenian Qiong Zhong dari Provinsi Hainan, Tiongkok, tersebut berlangsung selama dua malam di dua tempat berbeda.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Daerah NTB yang ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan tersebut memilih Gedung Hakka, di Narmada, Lobar dan Lombok Epicentrum Mall Mataram (LEM) sebagai tempat berlangsungnya acara.

Di Gedung Hakka, kegiatan tersebut diberi tajuk Festival Kesenian. Berlangsung pada Sabtu, 3 Maret 2018. Sementara di Lombok Epicentrum Mall, kegiatannya bertajuk pentas seni dan budaya. Berlangsung tadi malam.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”218″ order=”desc”]

Ketua Panitia Penyelenggara, Suriadi Adinata mengatakan, kedua kegiatan di dua tempat berbeda tersebut pada dasarnya merupakan satu rangkaian. a�?Di Gedung Hakka ini, kita mengadakan Festival Kesenian yang dikhususkan untuk warga Tionghoa lansia,a�? kata Suriadi kepada Lombok Post.

Berlangsung dari pukul 19.30 Wita sampai 22.00 Wita, acara yang dimeriahkan dengan 17 macam tarian dari Negeri Tirai Bambu membuat tepuk tangan membahana. Konsep kegiatan tersebut menurut Suriadi merupakan upaya bertemunya kedua budaya dalam wajah kesenian.

Hal tersebut diwujudkan dengan mempertunjukkan kesenian yang dibawakan grup kesenian Qiong Zhong dari Provinsi Hainan, Tiongkok, China dan juga kesenian tradisional NTB yang dibawakan oleh komunitas-komunitas kesenian di NTB.

a�?Ini harus dipahami, bahwa perayaan hari raya Imlek bukan perayaan agama, melainkan budaya,a�? tegas Suriadi.

Memahami tahun baru Imlek sebagai kegiatan kebudayaan menurut Suriadi menjadi salah satu landasan untuk mengadakan kegiatan tersebut.A� Pertukaran budaya antara Indonesia khususnya NTB dengan kesenian tirai bambu pun menjadi tajuk dari kegiatan tersebut.

Ketua Harian PSMTI Daerah NTB, The Sian Yung, mengatakan, pertukaran budaya itu penting. Di mana khazanah kebudayaan di setiapA� daerah dan Negara sangatlah kaya. Tampilnya grup kesenian Qiong Zhang dari Provinsi Hainan, diharapkan dapat memperkaya khazanah budaya atau kesenian lokal.

Sian menjelaskan bahwa apa yang ditampilkan grup kesenian dari Provinsi Hainan, Tiongkok tersebut juga mengandung nilai-nilai lokal. Salah satu yang dicontohkan adalah tarian yang diambil dari lagu madu dan racun.

a�?Kita berharap kesenian lokal yang ada di Indonesia khususnya Lombok bisa menyerap nilai-nilai yang ada di sana,a�? terang Sian.

Dengan hal itu, diharapkan akan terjadi akulturasi budaya. Di mana, ke depannya budaya itu akan semakin universal. Sehingga hal itu akan memperkaya khazanah budaya dan kesenian di Indonesia. a�?Itu harapan kita,a�? tutupnya.

Sementara pentas seni dan budaya Tiongkok di Lem mampu menyedot perhatian masyarakat NTB. Mereka berbondong-bondong ke pusat perbelanjaan terbesar di NTB tersebut.

Acara sendiri dimulai sejak pukul 10.00 Wita hingga 22.00 Wita. Mulai dari acara demo pembuatan kue kering, fashion show, demo make up, dan ditutup pentas seni. a�?Pementasan seni dan budaya kali ini akan istimewa, karena tariannya datang jauh-jauh dari Hainan ke Kota Mataram kali ini,a�? kata Ketua harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, Provinsi NTB, The Siang Young saat membuka acara Seni dan Budaya, kemarin.

Ia menuturkan, sejumlah tarian tradisional mengisi acara Imlek 2569 yang diselenggarakan di LEM kali ini. Ada tarian barongsai, tarian tradisional, tim kesenian Hainan Tao seperti Dun Huang Art, nyanyian khas Hainan, Akrobatik Bienlien, wushu (kungfu), dan sejumlah kesenian lainnya.

a�?Dengan adanya kesenian dari Hainan kali ini, semoga para seniman yang ada di Kota Mataram dan sekitar bisa menyerap dan memperkaya khasanah dan budaya,a�? tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Pejabat Konjen RRTA� Chen We mengaku senang dengan adanya acara Tahun Baru ImlekA� ke 2569 kali ini. Dimana, ratusan warga Kota Mataram dan sekitar turut serta dan menyaksikan seni dan budaya dari Hainan.

a�?Semoga dengan adanya kegiatan kali ini (seni dan budaya Hainan), Indonesia, NTB, dan Tiongkok akan tetap menjalin persahabatan,a�? lata Chen We di tengah-tengah acara.

Selain itu, Chen We juga menuturkan di depan ratusan warga, pejabat, dan masyarakat Tiongkok, bahwa ia berharap agar kedepan Indonesia, NTB, dan Tiongkok bisa bekerja sama.

a�?Saya yakin akan banyak pengusaha yang semakin menanamkan modalnya kali ini, apalagi melihat perayaan kali ini sangat spektakuler. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih,a�? pungkasnya. (tih/tea/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka