Ketik disini

Headline Politika

Buka Kampanye dengan Gaya, Ribuan Massa Dengarkan Orasi Suhaili-Amin

Bagikan

BIMA-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB nomor satu HM Suhaili FT dan HM Amin membuka kampanye akbar zone Pulau Sumbawa dengan gaya. Dua tokoh ini benar-benar mampu membuat lawannya was-was. Sebab, dalam kampanye Sabtu (10/3) lalu di Lapangan Pacuan Kuda, Desa Panda, Kecamatan Pelibelo, Kabupaten Bima ribuan massa hadir memberi dukungan.

“Hari ini kita berkumpul untuk menyatukan visi dan misi,” teriak Amin dari atas podium.

Di hadapan puluhan ribu massa yang menyemut, ia mengatakan majunya Suhaili-Amin dalam rangka memastikan pembangunan di NTB berkelanjutan. Sebagai wakil gubernur yang masih menjabat, Amin yang kini mengambil cuti sudah lima tahun berjuang bersama Gubernur HM Zainul Majdi. Menurutnya, selepas kepemimpinan TGB-Amin, perlu dipastikan ada keberlanjutan pemerintahan. “Sebagai satu-satunya petahana, saya memilih berpasangan dengan Pak Suhaili,” ujarnya.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Terkait keberlanjutan itu, ia mengatakan masih banyak PR yang perlu diselesaikan. Bersama Suhaili, ia menegaskan komitmen dengan visi misi yang telah dicanangkan, yakni membawa kesejahteraan untuk masyarakat NTB.

Amin mengingatkan, dasar yang sudah diletakkan bersama TGB tak boleh sampai terputus. “Kami mengerti dan paham seluk-beluknya,” klaim Ketua Nasdem NTB itu.

Ia menuturkan, kondisi NTB secara nasional menjadi daerah yang dinilai berhasil oleh pusat dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Satu contoh, di bidang pariwisata NTB sangat diharapkan dapat mendorong percepatan secara nasional.

Khusus terkait Pulau Sumbawa, termasuk masyarakat Bima di dalamnya, dari segi potensi dikatakan memiliki peluang yang besar. Dengan potensi lahan pertanian yang sangat luas, ditambah sektor peternakan, Pulau Sumbawa juga memiliki sektor dalam bidang kelautan dan perikanan. Termasuk pula pariwisata yang menjanjikan. Semua itu jika dapat dimanfaatkan secara optimal, akan membawa kemajuan luar biasa bagi masyarakat.

”Daerah ini akan semakin maju jika pemerintah dan masyarakatnya mau bekerja keras, kami siap bekerja keras untuk bapak ibu,” ujarnya.

Menurutnya, kunci tergarapnya potensi Pulau Sumbawa secara lebih optimal ialah terbukanya peluang berinvestasi. Peluang dan kenyamanan berinvestasi itu harus diciptakan dengan menjaga kondusivitas daerah. “Investasi akan masuk jika ada kepastian hukum, rasa aman dan nyaman, kami siap mewujudkan itu,” Amin menambahkan.

Hal senada dikatakan Suhaili, dengan gaya khasnya yang kalem ia menegaskan siap menjadi pelayan rakyat. “Niat kami maju untuk melayani,” katanya.

Di hadapan puluhan ribu massa yang menyemuti lokasi, Suhaili menegaskan dirinya siap untuk itu. Berbekal pengalaman dua periode memimpin Lombok Tengah, ia percaya dirinya adalah pilihan terbaik. Bersama Amin yang sudah mengetahui tata kelola pemerintahan provinsi, Suhaili makin yakin. “Duet Suhaili-Amin yang paling pas, ingat untuk NTB pilih nomor satu,” imbuhnya.

Ia berjanji, jika terpilih menjadi gubernur NTB akan bekerja secara profesional, proposional dan berkeadilan. Tentu semua itu sesuai harapan masyarakat khususnya di Pulau Sumbawa.

“Kita hadir untuk menjawab semua keluhan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengungkapkan optimismenya. Terlebih setelah melihat lautan manusia yang menyemuti lokasi acara. Dari estimasi awal 40 ribu massa, pendukung yang datang langsung justru melonjak dua kali lipat. Dia percaya, Kabupaten Bima menjadi salah satu lumbung suara utamanya. “Mari kita raih kemenangan kita,” serunya.

Ketua Tim Pemenangan Suhaili-Amin, Kabupaten Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri mengatakan, optimisme Suhaili dan Amin bisa dimaklumi. Dia yang merupakan bupati di sana menjamin hal itu. “Kabupaten Bima akan jadi lumbung suara Suhaili-Amin,” ujarnya.

Kekuatan Golkar yang dipimpinnya diklaim sangat solid di sana. Plus sokongan PKB dan Nasdem, ia percaya kemenangan sudah di depan mata. “Apalagi visi dan misinya jelas, salah satunya membuat kantor gubernur perwakilan Pulau Sumbawa,” ucapnya.

Itu menjadi jawaban atas kesenjangan yang selama ini terjadi. Dengan kantor perwakilan itu, masalah dapat lebih cepat tersampaikan. Potensi juga dapat lebih muda terpetakan. Lebih dari itu, koordinasi dan eksekusi pembangunan diyakini berjalan lebih baik lagi. “Tidak usah bingung, nomor satu pilihan terbaik,” pungkasnya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka