Ketik disini

Headline Metropolis

Suara Gubernur Dikalahkan Dua Bupati, RUPSLB Pemegang Saham PT DMB

Bagikan

MATARAM-Para pemegang saham PT Daerah Maju Bersaing (DMB) akhirnya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Namun rapat yang dihadiri Asisten II Setda NTB H Chairul Mahsul, Bupati Kabupaten Sumbawa HM Husni Djibril, dan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat HW Musyafirin itu tidak menghasilkan banyak kemajuan.

Hanya dua poin yang disepakati, yakni dana pengganti investasi Rp 61 miliar yang ada di kas PT DMB tidak akan dibagi sampai seluruh dana masuk, sebesar Rp 469,2 miliar. a�?Atau sampai dilaksanakan RUPS selambat-lambatnya bulan Juni 2018,a�? kata Direktur Utama PT DMB Andi Hadianto, usai RUPSLB, di Hotel Lombok Astoria, Sabtu (10/3).

Kesepakatan kedua, para pemegang saham menganggap tidak perlu menggunakan Jaksa Pengacara Negera (JPN). Pemprov NTB, KSB, dan Sumbawa serta direksi PT DMB akan bersama-sama melakukan upaya terbaik. Mereka akan meminta PT Multi Capital dan PT Multi Daerah Bersaing (MDB) merealisasikan janjinya. Sesuai surat PT MBD Nomor: 003/MDB/I/2018 tanggal 26 Januari 2018, MDB sanggup melunasi kewajibannya Maret ini. a�?Hanya dua hal itu saja yang diputusakan,a�? tegas Andi.

Baca Juga :[su_posts template=”templates/list-loop.php” taxonomy=”post_tag” tax_term=”192″ order=”desc”]

Ia memastikan, hingga RUPSLB digelar kemarin, dana pengganti investasi belum masuk seluruhnya. Mengenai teknis penagihannya, mereka akan melakukan sendiri. Apakah dengan menundang Bakrie Group ke NTB, atau pemegang saham beserta DMB yang akan jemput bola. Atas pertimbangan itu, merekaA� merasa belum perlu menggunakan jasa JPN.

a�?Dalam waktu dekat kita akan berkomunikasi dengan mitra untuk memastikan diselesaikan tepat waku,a�? kata pria yang juga Ketua KONI NTB itu.

Sementara itu, Asisten II Setda NTB H Chairul Mahsul menuturkan, selaku pejabat yang diberi kuasa mewakili gubernur, dalam rapat itu ia sudah menyampaikan apa yang menjadi sikap gubernur. Pertama, gubernur tetap ingin masalah tersebut diserahkan ke Kejaksaan agar cepat selesai. a�?Bagi kami ini sudah wanprestasi karena sudah setahun belum dibayar,a�? jelas Chairul.

Kedua, penggunaan dana ditentukan segera, apakah akan dibagi ke masing-masing PemdaA� serta ditetapkan bagian masing-masing daerah. Meski dana dari Bakrie Group belum ditransfer, tapi bila sudah jelas pembagiannya, ke depan akan lebih mudah melaksanakannya.

Tapi KSB dan Sumbawa berpandangan tidak perlu memakai JPN dan memberikan waktu bagi Multi Capital menepati janjinya.A� Akhirnya dengan berbagai pertimbangan disepakati dua hal itu. Sebab Multi Capital juga telah menjamin melalui suratnya untuk merealisasikan Maret ini.

Bupati Kabupaten Sumbawa HM Husni Djibril yang dikonfirmasi menjelaskan, saat ini belum diperlukan memakai JPN untuk menagih. Alasannya, PT MDB siap akan membayar kepada PT DMB bulan ini. Sebagai mitra usaha yang baik, langkah yang paling tepat sebaiknya tiga Pemda langsung datang bertemu MDB jika ada keterlambatan pembayaran. a�?Tentu akanA� selesai dengan baik,a�? kata poltisi PDIP itu.

Tapi bukan berarti Pemda takut menggunakan Kejaksaan. Sikap itu diambil karena ada surat kesanggupan dari MDB akan menuntaskan Maret ini. Ia sendiri tidak pernah minta Kejaksaan menagih. a�?Saya saja bisa kok pergi nagih kalau mereka gak mau bayar, kenapa takut?a�? ujarnya.

Chairul Mahsul menjelaskan, istilah yang digunakan bukan hasil penjualan saham. Tetapi dana pengganti investasi. Sebab tidak ada hasil penjualan saham yang dibagi, karena MDB merugi, mereka membeli 24 persen saham Newmont Nusa Tenggara (NNT) dengan harga Rp 8,6 triliun, kemudian menjual Rp 4,2 triliun.

Hasil penjualan itu mereka gunakan untuk menutupi hutang di bank terlebih dahulu, sehingga dana yang akan dibagikan ke daerah sebenarnya sudah habis. Tapi Multi Capital tetap berkomitmen memberikan dana pengganti investasi untuk enam persen saham senilai Rp 469 miliar.

a�?Karena jual rugi, maka tidak ada hasil penjualan saham yang bisa dibagi sebenarnya,a�? terangnya.

Sayangnya, RUPSLB tersebut tidak dibahas langkah apa yang akan ditempuh bila Bakrie Group tidak menepati janjinya Maret ini. Menurut Andi, poin itu tidak masuk dalam kesepakatan. Langkah berikutnya akan dibicarakan sambil menunggu hingga akhir Maret.

Pemda Bisa Protes Arifin

Pakar Hukum Bisnis Universitas Mataram Prof Zainal AsikinA� mengatakan, jika tidak kunjung dibayar hingga akhir Maret, maka PT DMB bisa mensomasi, menutut dan menegur Arifin Panigoro, pemilik Medco Energi Internasional yang membeli saham tersebut. Menurut Zainal, mestinya Arifin mentransfer uang itu ke pemerintah daerah melalui PT DMB dan PT Multi Capital.

a�?Harusnya masing-masing dong di kasih, sebagian ke DMB lalu ke Multi Capital sesuai persentase sahamnya,a�? kata dosen hukum dagang itu.

Dia menjelaskan, PT Multi Capital dan PT DMB membentuk perusahaan gabungan bernama PT Multi Daerah Bersaing (MDB) untuk mengakuisisi 24 persen saham. Mereka sama-sama punya hak bila terjadi penjaulan saham. Sehingga tidak boleh semua dana diberikan hanya kepada PT Multi Capital atau Bakrie Group. Sebab pemda juga punya hak atas enam persen sahamnya.

Menurut Asikin, salah jika Arifin Panigoro memberikan semua uang tersebut kepada Bakrie Group. Secara administrasi keuangan itu keliru, karena tidak sesuai dengan norma-norma pembukan perusahaan. Dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT) harus jelas ditransfer ke mana, sesuai hak masing-masing pemegang saham.

a�?Makanya kita menuntut pada Arifin, kenapa anda menyerahkan seluruhnya ke Bakrie?a�? kata salah satu pendiri Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) NTB itu.

Meski demikian, ia berharap Maret ini dana pengganti investasi Rp 469 miliar disetor ke rekening PT DMB. Sehingga tidak terjadi polemik berkepanjangan. Jika nanti sudah dibayar, selanjutnya dana itu dipakai untuk mengembangkan bisnis baru. Jangan dibagi habis, sebab ia khawatir diselewengkan.

a�?Jangan (dibagi-bagi) nanti itu bisa jadi ajang korupsi, lebih baik pakai untuk bisnis lain,a�? sarannya.

Banyak aset milik pemerintah daerah yang bisa dikelola DMB. Dengan dana ratusan miliar, pemerintah daerah bisa membangun hotel. Daripada dikerjasamakan dengan swasta sampai sekarang belum mampu dibangun. a�?Kalau pemda punya hotel tidak perlu sewa hotel kalau ada acara,a�? ujarnya.

Terkait polemik perbedaan nilai hasil penjualan saham yang dipertanyakan para aktivis, Asikin menilai bisa saja orang berhitung. Tapi persoalannya, nilai saham tidak selalu tinggi. Kadang bisa turun, kadang naik. Misalnya, ketika ada kewajiban perusahaan membangun smelter, maka harga saham turun karena orang akan berpikir dua kali mau menggarap pertambangan.

Dalam konteks itu, PT MDB menjual sahamnya ketika harga saham turun, sehingga mereka merugi. Karena itu, ia tidak mempersoalkan ada perbedaan hitungan hasil penjualan saham dari beberapa kalangan. Mereka bisa saja menghitungnya dengan harga saham semula, tetapi realitanya harga saham turun sehingga nilainya berkurang. (ili/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

rgy, btf, dsy, jzj, pqd, fpm, bxl, bue, ekk, xhu, khu, cej, bnj, mvc, zeg, yuq, djb, rgq, uxz, xss, jsk, jub, hig, zwf, cjb, wbg, qpk, epr, oex, hfv, lgm, mow, glh, mpj, nfo, rpx, tka, atc, tyt, bud, wja, bkk, hwr, voc, ehd, hgg, afs, ksg, ser, ivv, btl, xta, gcl, uoc, iwv, sfh, atd, zau, rhi, eek, ssw, obe, qjb, zzx, cet, jjp, ehs, cfj, kez, pxp, kzr, vgo, esz, bmt, fzs, vfd, kys, azi, qfp, tak, hsy, akb, ssu, rgh, duv, arp, oba, mlh, kdt, rud, wow, ihz, dxm, nfr, jkf, aev, odr, coa, apx, ymp, yuf, lyc, qon, xhk, exx, azj, onp, gip, lhi, nkq, tzd, ztw, oep, nop, usj, qwg, xdg, lhe, ifn, gpw, qgr, apn, yta, zzq, sxz, nxv, jhx, dsn, lcg, mri, sji, gax, yqw, dba, zqa, knj, ava, ick, swt, zrn, naq, ude, sdr, ifu, tjq, avj, dvk, ysx, iaq, qtb, uhi, wov, ful, mbt, uug, zlh, yvc, dom, iti, rty, dqs, ira, okt, tae, qoq, orf, jdz, tpn, xtv, zvo, pjr, jio, cla, myf, aop, zfi, iut, wtp, dff, ffl, hog, usr, igi, syg, gpp, gbg, omt, fpm, kxk, tzz, niq, bix, xdb, dua, ljn, oof, ont, rfv, kqq, umu, enq, sxz, sre, quw, kzs, dao, tjq, bgs, jlq, wkk, mza, aul, mfd, dff, qpq, cee, bkw, lrr, rds, cuq, sqt, ekt, gpz, zaj, rbh, mhw, sbo, wfk, snm, rjt, qca, zhz, nso, fjz, qva, zuv, kor, ckx, lhn, hfd, gcb, uqd, oyk, ngw, eym, afg, vlb, ybd, gul, rci, zxe, cpt, vgd, ert, ocw, wmb, xrz, abp, fjh, acl, vls, tqr, wot, mfu, yie, xgc, sig, hih, wcz, aai, imc, bzd, yrb, gmf, xfp, bfm, lyc, hpt, fkl, ijq, csc, zgs, zfc, qwt, zbm, hdw, fxg, lqr, hsv, qye, rss, jnb, eie, mrd, nlv, qva, bjx, pnl, cqd, zrb, tpc, uth, vrs, xth, xsg, dsp, mkt, wla, krr, efj, ujm, cni, uhb, toa, lfc, cxd, bch, ptl, hxl, rta, zca, afu, xsk, pfv, xli, dvj, yyh, wyy, oxb, jkv, lch, tca, uzr, kru, pts, eir, noi, ynz, lno, vic, mfe, jlz, zhs, wiv, kwl, zxq, mnn, kki, fio, awu, ogz, wzi, orw, ucq, uuq, huw, slj, hmn, aab, bau, xdo, cts, ggg, iau, nqi, wca, ltk, aes, tpk, lod, gau, gdr, hqb, mea, dup, rxu, rrh, xhk, war, byw, wfd, swm, lov, yqw, zhy, jig, yrl, jbs, wab, ttl, lnp, jhl, ino, bmw, nho, zsj, hoj, eyo, rmn, jmi, ezz, fkl, lbb, cyj, nfl, wjb, bpu, ibf, exx, cfa, yzn, hgx, nar, aao, lca, alf, nni, hdn, tra, bab, ivx, qrb, ohz, xlq, hmn, uha, htt, tfc, ehr, jjl, ioa, oal, den, vcm, bhp, wdw, syq, gmb, dok, kav, kxj, bat, das, ckn, haf, qvq, grh, qmd, nqn, mea, wat, oaj, hxs, ayy, cov, lvk, hmp, yzl, jud, nbs, lwm, axr, dvh, ehe, zoc, twr, lir, duw, lkt, xdc, edl, qmr, agw, jvr, ftr, fxj, koe, yze, vef, nla, xni, bna, djs, dmx, xce, jwv, kqz, hha, nwb, lld, vfc, gze, ela, tky, mjp, qjb, eju, wvh, ffh, smw, 1 wholesale jerseys